| Sabtu, 12 Februari 2005 | SEMARANG |
Ribuan Umat Islam Ikuti Manaqib AkbarDEMAK- Ribuan umat Islam di Demak, Rabu (9/2) malam mengikuti acara manaqib akbar 1 Muharram 1426 H, di Masjid Agung Demak. Hujan deras yang mengguyur Kota Wali pun tak menyurutkan mereka untuk mengikuti acara itu hingga usai. Jamaah memadati badan jalan depan masjid dan seputar alun-alun. Selama acara itu berlangsung, arus lalu lintasnya ditutup. Acara bernuansa religius itu, diadakan Jam'iyyah Manaqib Nurul Huda Demak. Acara dipimpin KH Habib Umar Muthohar dari Semarang. Sementara Ketua MUI Jateng KH Habib Lutfi bin Yahya berhalangan hadir. Ketua Panitia Penyelenggara Drs Masruri menuturkan, kegiatan manaqib diikuti sekitar 20 ribu anggota Jamiyyah Manaqib Nurul Huda (JMNH) se-Indonesia dan masyarakat umum. Di antara mereka datang dari Bali, Jatim, Jakarta, Jabar, Banten, dan Jateng/DIY. Digelarnya manaqib akbar itu, lanjut dia, dimaksudkan untuk mendapatkan karomah dari para wali. Selain itu membentuk pribadi muslim yang mengamalkan ajaran Islam secara utuh atau insan kamil. ''Terlebih melangkah di awal tahun baru Hijriyah dengan manaqib sangat baik bagi pembentukan keimanan umat Islam.'' Bupati Endang Setyaningdyah dalam sambutan dibacakan Kabag Hukum Achmad Nur Wahyudi SH mengingatkan pentingnya pengorbanan mendapatkan hasil gemilang. Ribuan jamaah terlihat kusyuk mengikuti manaqib, wirid. ''Saya rindu dekat dengan Allah. Salah satu caranya dengan manaqib dan wirid seperti ini. Sama sekali saya tidak merasa lama, meski sampai pagi seperti ini.'' Sebelumnya, kegiatan tahlil dan manaqib juga diadakan di masjid komplek pemakanan Sunan Kalijaga di Kadilangu. Sejumlah jamaah antusias mengikuti acara yang di gelar rutin, setiap awal tahun baru Hijriah. (H1-93) |