logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 12 Februari 2005 BANYUMAS
Line

Perampok Beraksi di Rumah Paranormal

  • Seorang Tertangkap dan Dihajar

PURWOKERTO-Rumah paranormal sekaligus pengusaha angkutan pedesaan, Sanmukarto (52), di Jalan Kertawibawa RT 3 RW 3 Desa Pasir Wetan, Kecamatan Karanglewas, kemarin sekitar pukul 01.30, disatroni komplotan perampok bersenjata tajam. Namun korban melawan perampok yang diperkirakan empat orang itu.

Teriakan korban saat bergumul dengan tiga orang perampok di dalam rumah didengar tetangga sekitar. Seorang penjahat yang terlambat keluar rumah dapat ditangkap dan dipukuli anak korban, Aris Budi Setiono (18) dan Arif Supriadi (16), di lantai II. Kedua pemuda itu menghantamkan genteng ke perampok yang hendak melompat turun sehingga tersungkur.

Mereka berdua kemudian menyeret si perampok ke halaman rumah. Di halaman itu massa sudah berkumpul. Tanpa ampun lagi, massa menghajar perampok bernama Suhartim (35) asal Mujul, Kabupaten Subang, Jawa Barat, itu hingga babak belur. Sht kini dirawat di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto karena kondisinya kritis.

Sementara itu, Sanmukarto melawan seorang perampok yang bersenjata celurit dan tatah. Perampok menyabetkan celurit. Namun Sanmukarto dapat menangkis hingga senjata itu terlepas. Perampok menusukkan tatah ke perut pria itu. Akan tetapi alat untuk mengukir kayu itu patah. Sanmukarto tak sampai terluka, meski terguncang dan pingsan. Dia dibawa ke RSI Purwokerto untuk dirawat karena dadanya sesak.

Carwen (47), istri Sanmukarto, menuturkan kemarin sekitar pukul 01.00 tiduran, seusai buang air kecil di kamar mandi. Tiba-tiba kamarnya dimasuki tiga orang tak dikenal. Ketiga orang itu menyergap Carwen dan anak perempuannya, Wahyu Wulandari (15), di tempat tidur.

''Mereka menyekap saya dan Wahyu, lalu mengikat mulut kami dengan kain. Mereka juga mengikat kedua kaki dan tangan kami. Perampok itu meminta saya diam saja jika ingin hidup. Mereka menempelkan celurit ke leher,'' tutur perempuan itu.

Perampok menuju ke kamar Sanmukarto. Saat itulah Carwen menahan pintu agar tak terbuka sambil bergerak-gerak untuk melepaskan ikatan. Begitu ikatan di mulut dan kaki lepas, dia berteriak-teriak, ''Maling! Maling!''

Sementara itu, sang suami tak tinggal diam. Sambil melawan dia berteriak-teriak. Dua anak lelaki yang tidur di rumah lain di bagian depan mendengar teriakan ibu dan bapak mereka. Mereka bergegas bangun, lalu memukul kentongan. Teriakan dan suara kentongan itu membuat komplotan perampok grogi. Mereka tak sempat membawa harta benda dan segera melarikan diri. Namun di depan rumah sudah banyak orang berkumpul.

Aris dan Arif ditemani seorang tetangga masuk ke rumah. Mereka mengejar perampok yang naik ke lantai II. Dua dari tiga perampok di dalam rumah berhasil kabur. Satu orang yang belum sempat melompat dari lantai II tertangkap. Golok, celurit, tatah, tali, dan kain untuk mengancam dan mengikat korban tertinggal.

''Sebelum mereka mengambil barang, para tetangga keburu datang. Para perampok kabur, tetapi satu tertangkap,'' kata Carwen, yang berjualan bahan pangan di rumahnya.

Lewat Jendela

Dia memperkirakan para penjahat masuk lewat jendela lantai II di bagian belakang. Kemungkinan perampok naik ke lantai II dengan bambu yang ada di belakang rumah. Mereka mencungkil jendela belakang di lantai II. Malam itu tak ada penghuni yang tidur di dua kamar lantai itu.

Dia mengemukakan beberapa hari terakhir ada mobil sejenis Kijang merah mondar-mandir di dekat rumah. Sebelum kejadian kemarin, mobilnya di rumah dicuri. Pernah pula terjadi penodongan dan terakhir perampokan yang gagal.

Kapolres Banyumas AKBP Drs Erwin Triwanto melalui Kepala Urusan Pembinaan dan Operasi Satuan Reserse Kriminal Iptu Zaenal Arifin menyatakan polisi masih menyelidiki kasus itu. ''Seorang perampok yang tertangkap kini dirawat di rumah sakit dan belum bisa kami mintai keterangan. Barang bukti berupa senjata tajam kami amankan,'' katanya.

Zaenal menyatakan polisi sudah mendapatkan nama komplotan perampok itu. ''Kami menurunkan tim untuk memburu mereka, yang kemungkinan lari ke luar kota. Mudah-mudahan pekan ini semua bisa kami tangkap.'' (G23,in-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA