| Jumat, 11 Februari 2005 | PANTURA |
GarduLamaran Dikembalikan, Bunuh DiriKAJEN - Handoyo (31), warga Krasakageng, Sragi, Kabupaten Pekalongan, Kamis (10/2) kemarin mengakhiri hidupnya dengan meminum sisa obat penyemprot hama padi dan Oskadon. Dia bunuh diri lantaran hubungan asmara dengan kekasihnya gagal menuju kursi pelaminan. Menurut informasi, lamaran yang sudah diterima oleh sang kekasih, sebulan lalu dikembalikan lagi. Setelah kejadian itu, setiap hari dia menjadi pendiam dan pemurung. Puncak kesedihan Handoyo terjadi ketika dia menenggak racun hama dan obat Oskadon, sehingga langsung tewas di tempat. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya sisa racun hama dan Oskadon di sekitar Handoyo. Usai diperiksa petugas, jenazah korban langsung dimakamkan sore harinya. (H4-14m) Mengutil, Nenek Ditangkap Polisi PEMALANG - Apapun bisa dilakukan orang jika kehabisan uang untuk makan. Demikian pula yang dilakukan Ramini (70), warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Randudongkal, Pemalang. Dia nekat mengutil uang Rp 140.000 milik Nurcahyo (34), penduduk Demangharjo, Surodadi, Tegal, baru-baru ini. Kejadian itu berlangsung di dalam bus antara Tegal-Pemalang. Karena ketahuan sopir, hal itu dilaporkan ke pos polisi Pagaran. Kapolres AKBP Drs Koeshartono lewat Kapolsek Pemalang kota AKP Djumirin mengatakan, kasus tersebut sudah ditangani Polsek. Menurut keluarga, nenek dia ke luar dari rumah pamitan mau membayar rekening listrik, tetapi ternyata ketahuan mengutil. Kepada petugas dia mengaku kehabisan uang untuk makan. Sedangkan korban minta agar uangnya jangan dijadikan barang bukti, karena akan dipakai untuk membeli sepeda anaknya. (sf-74) |