logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 07 Februari 2005 KEDU & DIY
Line

lereng merapi

Bantuan Mobil Untuk KP PBB

YOGYAKARTA-Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyerahkan bantuan sebuah mobil merk Toyota Avanza kepada Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (KP PBB). Bantuan senilai Rp 99 juta yang diserahkan Walikota Herry Zudianto diterima langsung Kepala KP PBB Djoko Yuwono Haryadi di Balaikota.

Walikota mengharapkan dengan bantuan mobil tersebut akan membantu meningkatkan kinerja pelayanan instansi tersebut.(P58-76)

Kapolda Masuki Rumah Dinas

YOGYAKARTA-Kepala Polda DIY yang baru, Brigjen Drs Bambang Aris Sampoerno Djati dan keluarganya, hari Sabtu lalu (5/2) mulai menempati rumah dinasnya di Jl Laksda Adisucipto Yogyakarta. Acara masuk rumah baru itu yang dihadiri sejumlah pejabat jajaran Polda diawali dengan do'a mohon keselamatan.

Setelah resmi menjalankan tugas sebagai orang nomor satu di jajaran Polda pada minggu lalu (31/1), Bambang Aris Sampoerno Djati sudah melakukan silaturahmi dengan sejumlah pejabat eksekutif maupun kalangan legislatif. Termasuk dengan jajaran Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta.(P58-76)

Witoyo Kepala BIK PDE

KEBUMEN - Kepala Badan Informasi Komunikasi dan Pengelolaan Data Elektronik (BIK PDE) Pemkab Kebumen Gatot Basuki SSos, per 1 Februari lalu memasuki masa pensiun. Dia digantikan Plt Drs Witoyo Priyolaksono. Pelepasan Gatot dilakukan Sabtu lalu di Kantor BIK PDE Jalan Veteran, dihadiri semua karyawan, kru Ratih TV, kru Radio In FM, dan wartawan.

Menurut penuturan Kabag TU BIK PDE Slamet Santoso, Gatot genap 111 hari menjabat Kepala BIK PDE. Namun, banyak yang telah dia lakukan dalam membenahi badan yang semula Bagian Humas itu. Gatot sejak 1995 berdinas di Kebumen sebagai Kepala Kantor Deppen, lalu pernah menjabat Kepala Dipenda Kebumen. Mantan anggota DPRD Wonogiri itu akan menghabiskan hari tua di Baluwarti, Solo.(B3-76j)

Pelatihan Ahli Mekanik

KEBUMEN - SMK Negeri (STM) Gombong, Kebumen dipercaya Dekdiknas melalui Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan menyelenggarakan community college atau pendidikan dan pelatihan yang memberikan bekal keahlian khusus kepada masyarakat pasca-SLTA.

Menurut keterangan Kepala SMK Negeri Gombong H Mukim Siswopranoto MPd, pelatihan ahli mekanik motor itu dilaksanakan selama satu tahun dengan komposisi pembelajaran dasar praktik 40% di bengkel STM dan 60% praktik di industri bengkel motor Honda, Yamaha, dan Suzuki. Selama ini STM Negeri Gombong telah bekerja sama dengan PT Astra Internasional HSO Cabang Yogyakarta, PT Kharisma Jaya Gemilang Suzuki Mataram Yogyakarta, dan Sumber Baru Motor Yamaha Yogyakarta.(B3-76j)

Seminar di UTY Dihadiri Sultan

YOGYAKARTA - Seminar Perbandingan Implementasi Good Corporate Governance Indonesia dan Malaysia'' akan diselenggarakan Sabtu 19 Februari 2005, di kampus Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Jombor, Sleman, DIY.

Rektor UTY, Dr Ir Soenarto Goenadi DAA menjelaskan, seminar dalam rangkaian Dies Natalis Ke-2 UTY tersebut menampilkan pembicara dari akademisi dan praktisi dari Indonesia dan Malaysia. Seminar akan dibuka Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan pembicara Prof Dato' Daing Nasir Ibrahim (Malaysia), Drs Mas Achmad Daniri MEc (Ketua Komnas Kebijakan Governance), serta Dr Darmin Nasution (Ketua Bapepam) dengan pembahas Prof Dr Mas'ud Machfoedz MBA (Guru Besar UGM) dan moderator Dr Tri Gunarsih MM (Dekan Fakultas Ekonomi UTY). (P12-76a)

Dipukul Lapor Polisi

YOGYAKARTA-Rahmat Arifin (30) Jum'at lalu (4/2) mengadu ke Poltabes Yogyakarta. Warga Kampung Terban Kecamatan Gondokusuman Kota Yogyakarta itu mengaku dihajar Hasto (45) sesama karyawan di tempatnya bekerja. Korban mengaku tidak tahu-menahu penyebab terjadinya pemukulan tersebut. Kasus pemukulan tersebut kini masih diusut.(P58-76)

Nyabu, Empat Pemuda Ditangkap

MAGELANG - Empat pemuda yang sedang berpesta sabu-sabu di sebuah rumah Jalan Dokter Sutomo Magelang digerebek Resmob Polwil Kedu dan Reskrim Polresta Magelang, baru-baru ini. Mereka adalah AW (25), WS (36), FA (27), dan ED (26). Dua di antaranya, AW dan WS, sudah lama menjadi target operasi karena diduga selain pemakai juga pengedar.

Kapolwil Kedu Kombes Drs Agus Wantoro MSi kemarin mengemukakan, barang bukti yang disita adalah sabu-sabu yang belum sempat dinikmati para tersangka, beratnya sekitar sepertiga dari 250 mg. Di samping itu, juga disita alat pengisap, sedotan plastik, dan korek gas.

Dia mengungkapkan, berdasarkan hasil tes laboratorium keempatnya dinyatakan positif mengonsumsi obat-obatan terlarang jenis psikotropika golongan II. Sesuai dengan Pasal 62 UU Nomor 22/1997 tentang Psikotropika, pemakai untuk golongan II tidak terkena pidana.

''Mengacu pada UU itu, karena FA dan ED hanya pemakai maka keduanya hanya menjadi saksi. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan kedua saksi itu menjadi tersangka. Sementara itu, AW dan WS ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga sebagai pengedar. Saat ini mereka ditahan di Mapolwil Kedu.'' (P60-76j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA