logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 07 Februari 2005 INTERNASIONAL
Line

Mayat Istri Disimpan Tiga Tahun di Kulkas

BEIJING - Seorang pria di ibu kota China, Beijing, membunuh istrinya dan menyembunyikan mayatnya di dalam kulkas selama tiga tahun agar dirinya tetap berdekatan, kata media lokal melaporkan Minggu kemarin.

Zhao Qingsong mengakui di pengadilan Sabtu lalu bahwa dia mencekik istrinya tahun 2001, setelah wanita itu mengakui dia sedang memiliki skandal, tulis koran the Beijing Times.

Pasangan itu menikah tahun 1994, tidak lama setelah mereka bertemu melalui biro jodoh. Tahun-tahun berikutnya, mereka mulai sering bertengkar akibat kesulitan ekonomi dan masalah kesehatan si pria, kata laporan tersebut.

Zhao berhasil merahasiakan pembunuhan itu dari anak pasangan tersebut dan ibu istrinya. Dia mengatakan kepada anaknya bahwa istrinya meninggal dalam satu kecelakaan lalu lintas dan mengatakan kepada orang tuanya bahwa wanita itu telah hilang.

Dia juga berpindah rumah selama tiga kali, dengan memindahkan secara hati-hati kulkas yang dikunci setiap kali perpindahan.

Juli lalu, pemilik rumah Zhao menemukan mayat itu ketika sedang memeriksa rumah tempat tinggal Zhao. Saat itu dia mengatakan berencana pindah dan sedang pergi ke luar untuk mencari rumah yang lain. Zhao ditangkap hari berikutnya.

''Kemana pun kami pergi, saya tetap membawanya. Dengan cara itu keluarga kami yang berjumlah tiga orang masih akan tetap utuh,'' kata Zhao yang menangis di depan sidang pengadilan.

Dia meletakkan patung ''Guanyian'' atau Dewi Pengasih di atas peti es itu dan membakar dupa (kemenyan) untuk istrinya setiap hari. Dia bahkan kadang-kadang membersihkan mayat istrinya, kata Zhao.

Tidak ada informasi segera mengenai hukuman yang dijatuhkan pengadilan bagi Zhao. Dia setuju untuk membayar kepada ibu mertuanya hampir 100.000 yuan (sekitar Rp 108 juta) dan berjanji akan membayarnya lebih besar lagi jika dia harus menjual darahnya untuk memperoleh uang.(ant-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA