| Jumat, 04 Februari 2005 | SALA |
Ojo LaliDPC SPN Gelar DiskusiSUKOHARJO - Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Nasional ( DPC SPN) yang mengklaim mewakili 42.000 pekerja Sukoharjo, menggelar diskusi publik mengenai jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek), kemarin. Menurut Ketua DPC SPN Sukoharjo, Deden Sumarna, inti dari diskusi tersebut adalah untuk meminta perhatian pemerintah terhadap nasib buruh, khususnya di Sukoharjo. Melalui diskusi, diharapkan bisa memunculkan wacana tentang perlunya peningkatan kesejahteraan buruh, di antaranya dengan memasukkannya sebagai peserta Jamsostek. ''Tujuan jangka panjangnya, DPC SPN berusaha memengaruhi pejabat publik agar penjabaran UU 3/1992 tentang program jamsostek bisa dilaksanakan secara nyata,'' katanya. (G10-85a) 200 Warga Terima Sertifikat SUKOHARJO - Wabup Sukoharjo, Mohammad Toha menyerahkan 200 sertifikat gratis program nasional (prona) kepada warga Desa Sanggang, Kecamatan Bulu, Rabu (2/1). Selain itu, diserahkan pula 50 buah sertifikat program Proyek Peningkatan Pemilikan Hak Tanah (P3HT) untuk warga Desa Ngreco, Weru. Menurut Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Theresia Widiati, proyek tersebut menelan dana Rp 39,4 juta. ''Hingga kini, tanah yang telah bersertifikat baru 40% dari total luas wilayah 26.666 ha,'' katanya. (G10-85a) Rumah Bengkel Nyaris Terbakar WONOGIRI - Rumah bengkel Ginatha milik R Pancoko di tepi jalan raya Kota Wonogiri, tepatnya di lingkungan Donoharjo, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Kota, Kamis (3/2) nyaris terbakar gara-gara api pembakaran sampah mendadak membesar. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 15.00. Beruntung, saat itu ada sopir angkot, Mulyono, yang peduli memadamkan. ''Saya melihat apinya makin membesar, dan kemudian saya mencari air,'' kata Mulyono. Sopir angkot itu tahu kalau ada kebakaran, saat masih mencari penumpang di sepanjang Jalan Raya Wonogiri.(P27-85a) |