logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 04 Februari 2005 MURIA
Line

Bupati Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Korban

PATI - Bupati Pati Tasiman SH, kemarin menyerahkan uang duka kepada tiga keluarga korban pengendara motor yang tewas karena kecelakaan, Kamis (27/1). Penyerahan uang duka Rp 1 juta untuk setiap korban tersebut dilakukan secara terpisah.

Kali pertama Bupati mendatangi rumah almarhum Abdul Hadi di Dukuh Bangkol, Desa Purwokerto, Kecamatan Tayu. Dia sebenarnya warga Desa Bulungan, kecamatan yang sama, namun kemudian dia menikah dengan Siti Aisah, warga dukuh itu. Oleh sebab itu, uang duka diserahkan kepada istri almarhum.

Di tempat lain, Bupati menyerahkan uang duka untuk Sutrisno di Desa Bulungan. Uang tersebut diterima oleh ibu korban, Darmisih. Demikian pula untuk almarhum Kunarto, uang diterimakan kepada ibunya, Ngadirah, dan disaksikan oleh warga desa.

Menurut Bupati, dia menangkap selentingan pembicaraan di antara mereka. Yakni, agar kasus tewasnya tiga warga tersebut segera diproses sesuai dengan ketentuan hukum sehingga siapa yang salah harus mendapat hukuman yang setimpal.

Di samping itu, dia juga menangkap pembicaraan yang pada garis besarnya, warga akan melakukan aksi pengerahan massa bila proses hukum kasus tersebut tidak berjalan. ''Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menciptakan suasana yang kondusif,'' ujarnya.

Musibah

Berkait dengan tewasnya tiga warga dalam kecelakaan itu, tambah Bupati, dia mengharap agar bisa diterima sebagai suatu kenyataan bahwa itu adalah sebuah musibah yang tak bisa ditolak. Karena itu, tidak pada tempatnya bila peristiwa tersebut disikapi dengan emosional karena tidak akan menyelesaikan permasalahan.

Mengenai hal-hal yang berkaitan dengan hukum, Bupati mempersilakan warga untuk menyerahkan permasalahan itu kepada aparat penegak hukum. Dengan demikian, peristiwa kecelakaan tersebut hendaknya bisa dijadikan pelajaran bersama, sehingga tidak terulang lagi di masa-masa yang akan datang.

Sebagai bentuk dari penyikapan atas peristiwa itu, maka para pemuda jika mengendarai motor di jalan raya agar tidak kebut-kebutan. Yang tidak kalah penting adalah mematuhi semua peraturan lalu lintas, seperti kelengkapan surat-surat kendaraan, dan juga helm pengaman.

Tujuan dari semua itu tak lain adalah demi keselamatan seluruh pengguna jalan, termasuk pengendara kendaraan. Karena itu, jika upaya untuk menyelesaikan masalah kecelakaan tidak proporsional, akan menimbulkan kerugian pada diri sendiri dan orang lain. (ad-90m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA