logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 04 Februari 2005 BANYUMAS
Line

Veteran KNIL Reuni di Pancuran Tujuh

BATURRADEN- Dua hari berturut-turut, Rabu-Kamis (2-3/2), Pancuran Tujuh di Baturraden digeruduk wisatawan asal Belanda. Kelompok pertama, Fan en door ont (FEDO), adalah 70 orang veteran KNIL yang bereuni di Indonesia.

Mereka ingin mengenang kisah tempo doeloe. ''Mereka antara lain meletakkan batu pertama renovasi SDN 1 Kemutug Lor yang dibantu Yayasan Tileng,'' kata pemandu wisata Tekad Santosa.

Kelompok kedua, Fox, adalah 24 orang wisatawan umum berumur antara 50 dan 79 tahun. Mereka ingin menikmati keindahan alam di lereng Gunung Slamet, khususnya Pancuran Tujuh, karena termotivasi semangat veteran KNIL. ''Orang yang lebih tua saja masih mampu menyusuri lereng Slamet, kenapa kami tidak?'' ujar Franky, sebagaimana diterjemahkan Tekad Santosa.

Di kawasan Pancuran Tujuh, kata Tekad, mereka bisa mandi belerang sambil dipijat. Setelah itu mereka dimahkotai daun dan bunga yang banyak tumbuh di sana. Sebelum melanjutkan perjalanan ke Kalipagu, mereka disuguhi makanan khas Pancuran Tujuh seperti penjorangan, mendoan, tahu berontak, atau pisang goreng, dengan minuman teh hangat. (Anton Soeparno-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA