SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Selasa, 01 Februari 2005

 

LONDON - Sepuluh personel militer Inggris hilang, diduga tewas, setelah kecelakaan pesawat angkut Inggris Minggu lalu di Irak, kata Menhan Geoff Hoon Senin kemarin.

DAVOS - Pada saat upaya AS mendemokrasikan Timur Tengah menghadapi tes krusial di Irak, Minggu lalu, kaum reformis di dunia Arab khawatir upaya Washington itu justru bakal menjadi ''pelukan maut'' bagi mereka.

BEIJING - China mengerahkan para pilot kawakan, makanan spesial, dan pemeriksaan keamanan ekstra ketat, untuk menjamin penerbangan langsung pertama - sejak setengah abad lebih - dengan Taiwan berlangsung sukses, lapor China Daily, Senin.

KUWAIT - Pasukan keamanan Kuwait menewaskan empat militan Al Qaedah dan menangkap tiga lainnya, termasuk orang yang diduga pemimpin kelompok itu. Insiden itu terjadi selama bentrokan Senin kemarin di negara kaya minyak itu, yang tengah memerangi meningkatnya kerusuhan berkait Al Qaedah.

JERUSALEM - Lebih dari 100 ribu pemukim Yahudi dan para pendukungnya, Senin kemarin, menggelar aksi protes di luar gedung parlemen Israel, Knesset. Mereka memprotes rencana penarikan diri Israel dari Jalur Gaza dan sebagian Tepi Barat.

HANOI - Seorang gadis kecil berusia 10 tahun di Vietnam meninggal akibat flu burung, sehingga korban virus tersebut di negara itu menjadi 12 orang bulan ini. Pejabat kesehatan Ngo Van Hoang mengatakan, gadis kecil itu demam tinggi dan mengalami batuk hebat satu minggu.

SEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-il pada saatnya kelak akan menyerahkan kekuasaan kepada salah satu putranya, lapor media Korsel mengutip radio Pemerintah Korut yang menyiarkan berita tersebut belum lama ini.

SADO ISLAND - Mantan sersan AD AS (US Army) yang desersi ke Korut 40 tahun lalu mengatakan pemimpin Korut Kim Jong-il ''orang jahat''. Dia mengatakan hal itu dalam konferensi pers pertama sejak meninggalkan negara komunis itu.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA