logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 SALA
Line

Pencuri Barang-barang Rumah Tangga Diringkus

SUKOHARJO - Supriyono (24), warga Dandowo RT 1 RW VI, Sukoharjo, termasuk pencuri nakal. Bagaimana tidak, saat beraksi dia masih menyempatkan diri minum air di rumah korbannya.

Menurut keterangan korban, Sudarsono (45), warga Mojo RT 2 RW V, Gayam, Sukoharjo, pada pukul 22.30 dia pulang kerja. Lelaki yang berprofesi sebagai Satpam itu kaget, sebab rumah yang ditinggalkan dalam keadaan terkunci, malam itu tiba-tiba telah terbuka.

Saat dicek, sebuah teve, VCD, kipas angin, dan sebuah equalizer telah raib dari tempatnya. ''Saya sangat kaget, rumah saya telah dimasuki pencuri,'' katanya di depan petugas Mapolres Sukoharjo.

Dia pun mengecek ke seluruh sudut rumah. Saat mengecek dapur, dia kaget menjumpai tutup termos air terbuka. Dia menduga, sang pencuri cukup lama beraksi di rumahnya. Terbukti, air dalam termos berkurang karena diminum; demikian pula kaleng tempat gula pasir, terbuka dan isinya berkurang. Diperkirakan, pelaku belum pergi jauh; maka dia langsung memberitahu tetangganya, Wahyudi (25).

Setelah diberitahu, Wahyudi mengajak sejumlah pemuda yang malam itu nongkrong di rumah warga. Serentak, mereka melakukan pengintaian hingga ke ujung kampung. Saat itulah, mereka melihat seorang yang mencurigakan meletakkan teve di teras sebuah rumah. Mereka berbagi tugas, sebagian nyanggong di tempat itu, dan sebagian lainnya berjaga-jaga di luar kampung.

Selang beberapa saat, lelaki yang mencurigakan itu kembali ke teras untuk membawa barang curian. ''Saat itu juga, orang tersebut disergap. Setelah ia ditangkap, kami kaget karena orang itu ternyata Supriyono warga Dandowo, Sukoharjo. Dia mengaku telah mencuri di rumah saya, bahkan sempat minum di dapur karena haus.''

Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Rudi Pratiknyo didampingi Kasat Reskrim, AKP Moh Ngajib mengatakan, tersangka kini diamankan di ruang tahanan Mapolres untuk pengusutan lebih lanjut. Kapolres juga mengingatkan, agar warga berhati- hati bila meninggalkan rumah. Warga diimbau untuk mengunci semua pintu dan jendela, atau menyerahkan pengawasan rumah kepada tetangga.

''Tak kalah penting, menggalakkan siskamling untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan. Warga kami imbau ikut aktif menjaga lingkungan masing- masing,'' tegasnya. (G10-85a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA