| Selasa, 01 Februari 2005 | SALA |
Rutan Surakarta Dirazia Tim Gabungan
KOTA - Tim gabungan dari berbagai fungsi, kemarin siang menggelar operasi khusus. Sasarannya, merazia para tahanan atau narapidana (napi) di Rutan Surakarta yang diduga masih melakukan pelanggaran hukum. Razia yang memiliki target khusus itu, dipimpin langsung Kapolresta Surakarta, AKBP Lutfi Lubihanto. Operasi yang melibatkan ratusan personel itu, dibagi menjadi empat regu dengan sasaran yang berbeda. Empat blok yang berada di Rutan, tidak luput dari sasaran. Razia dengan mengerahkan petugas cukup banyak tersebut, dikonsentrasikan untuk memeriksa para napi dan tahanan yang diduga menyimpan senjata tajam, tindak kejahatan lain, maupun yang diduga masih menggunakan berbagai jenis obat terlarang, meski berada di dalam tahanan. Empat regu menjalankan fungsinya masing-masing. Tim pertama mendapat tugas untuk memeriksa para napi wanita yang ada di blok A. Begitu pula, tim kedua melakukan hal yang sama untuk memeriksa para tahanan yang ada di Blok B. Tim lain juga memiliki tugas sama, yaitu di Blok C yang dihuni para narapidana yang telah memiliki ketetapan hukum, atau perkaranya telah divonis pengadilan. Satu Jam Adapun blok D yang dihuni para tahanan khusus, yaitu tindak kejahatan obat terlarang, tidak luput dari pemeriksaan. Hanya, operasi yang berlangsung sekitar satu jam itu, tidak menemukan barang bukti. Di sejumlah sel tahanan, polisi hanya menemukan beberapa barang seperti silet, ketapel, dan benda lain yang tak masuk dalam kategori tindak pidana. Usai mengunjungi para tahanan dan narapidana, Kapolresta mengatakan, tidak ada barang bukti yang bisa diusut lebih lanjut. "Temuan dari anggotanya, hanya berupa beberapa benda yang tidak dapat dijerat sesuai dengan peraturan yang ada. Begitu pula, sasaran khusus untuk menyelidiki dugaan peredaran narkoba di Rutan juga tidak ditemukan," jelasnya. Razia di Rutan Surakarta itu, sempat terhambat sehubungan dengan ketatnya penjagaan petugas Rutan. Kedatangan petugas kepolisian yang jumlahnya ratusan personel di Rutan itu, mengundang perhatian para penghuni Rutan. (G11,san-80a) |