logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 PANTURA
Line

Nilai Produksi Ikan Th 2004 Capai Rp 180,94 Miliar

PEKALONGAN- Produksi ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) Pekalongan pada 2004, meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Pada 2004 ikan yang dilelang mencapai 58.748,2 ton atau senilai Rp 180,94 miliar, sedangkan tahun sebelumnya (2003) 54.956 ton senilai Rp 168,37 miliar," kata Kepala TPI Pekalongan, Sudjadi ketika dihubungi di ruang kerjanya, kemarin.

Dia menuturkan, lelang terbesar dalam tahun 2004 terjadi pada Oktober. Yakni senilai Rp 20,7 miliar dan diikuti Desember Rp 20,056 miliar, sedangkan lainnya masih di bawah Rp 20 miliar.

Kenaikan itu, kata dia, karena harga ikan cukup baik di Pekalongan serta stabil. Selain itu juga ada kenaikan produksi dari para nelayan. "Kapal-kapal yang tahun sebelumnya melelang ikan di Pati, ternyata pada 2004 mulai kembali dengan alasan harga di Pekalongan cukup baik," tuturnya.

Peningkatan jumlah produksi dan nilai lelang itu tetap berlangsung sampai akhir Januari 2005. Sampai tutup bulan kemarin, jumlah produksi ikan pada Januari 2005 mencapai 4.521,9 ton senilai Rp 15,8 miliar. Padahal, pada bulan yang sama pada 2004 nilai lelangnya hanya Rp 13 miliar.

Dia mengakui, meningkatnya produksi pada Januari cukup mengejutkan. Sebab, biasanya pada Januari kapal-kapal terpaksa tidak masuk ke TPI karena terjadi hujan lebat dan air sungai meluap. "Kini di Pekalongan tidak terjadi banjir, sehingga kegiatan di TPI tetap lancar seperti biasanya," katanya.

Ikan Gendut

Yang menambah bangga, kata Sudjadi, kini terdapat hasil tangkapan ikan gendut yang berjumlah cukup banyak. Ikan gendut baru dua tahun ini ditangkap nelayan, karena sebelumnya tidak begitu diperhitungkan. Sebab, kulit ikan itu tebal. Untuk dijual ke luar kota, ikan tersebut terpaksa harus dibeset (dikelupas-Red) untuk menghilangkan kulit tebal.

Meski belum dibeset, menurutnya, harga ikan gendut lumayan tinggi yakni Rp 6.000/kg. Selain itu, saat ini juga banyak ikan layang yang harganya Rp 5.000/kg dan banyar Rp 6.000/kg.

Untuk memberikan peningkatan pelayanan kepada nelayan dan pemilik kapal, kini pihaknya berkoordinasi dengan petugas keamanan untuk menjaga ikan yang dibongkar sejak pukul 03.00. Karena itu, pencurian ikan pada pagi hari dapat dicegah.

Dalam sehari, kata dia, jumlah kapal yang membongkar ikan di TPI Pekalongan 10- 5 kapal besar serta 5-10 perahu. Dengan jumlah kapal sebanyak itu, dalam sehari melelang ikan senilai Rp 700 juta-Rp 800 juta. (A15-14s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA