logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 PANTURA
Line

Empat Kantin Hangus Terbakar

  • Api Diduga dari Kompor

PEKALONGAN - Ketenangan warga Jalan Permai Perumahan Bina Griya Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat yang sedang terlelap tidur, Minggu (30/1) dini hari, terusik oleh munculnya api yang berada di kampus Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekalongan.

Api yang berkobar sekitar pukul 00.30 itu telah menghanguskan lima dari tujuh kantin yang berada di kampus tersebut. Selain itu, rumah milik Priyambodo (45), warga Jalan Permai No 98 yang berada di lantai atas, dan letaknya bersebelahan dengan kantin, juga ikut terbakar.

Hasil penyelidikan sementara, diduga api berasal dari kompor kantin yang masih menyala. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kali pertama yang melihat api terbakar adalah putri Priyambodo. Ketika terbangun dari tidurnya, dia melihat kobaran api cukup besar mendekati rumahnya. Melihat kobaran api tersebut, selanjutnya dia membangunkan ayahnya. Karena merasa terkejut, secara spontan Priyambodo mengambil air untuk memadamkan api tersebut.

Terjatuh

Mungkin karena kelelahan harus mengambil air dari bawah menuju lantai dua, akhirnya Priyambodo merasa kelelahan dan terjatuh di lantai satu. Untung saja warga segera datang ke lokasi dan membantu memadamkan api. Namun karena kobaran api terlalu besar, akhirnya warga meminta bantuan dari Dinas Kebakaran.

Api yang semula menyala besar mulai mereda setelah empat mobil kebakaran dari Kota Pekalongan dan Batang datang membantu. Lebih kurang setengah jam sejak terjadinya kebakaran, api berhasil dipadamkan. Beberapa warga yang masih berada di tempat itu membersihkan dan menyelamatkan sisa-sisa barang yang belum sempat terbakar.

Kapolresta Pekalongan AKBP Drs Edy Suyanto melalui Kasatreskrim AKP Umar Sanusi ketika dikonfirmasi mengatakan, peristiwa tersebut tidak sampai menelan korban jiwa.

Dia mengimbau kepada seluruh warga terutama kaum ibu, jika hendak meninggalkan rumah harus memeriksa terlebih dahulu kompor yang digunakan untuk memasak, apakah sudah dimatikan atau belum. (H4-74m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA