| Selasa, 01 Februari 2005 | PANTURA |
120 Elemen Masyarakat Akan Hadiri Deklarasi Dewan PresidiumBUMIAYU - Sedikitnya 20 wakil dari enam kecamatan atau 120 elemen masyarakat bakal menghadiri deklarasi pembentukan Dewan Presidium Pemekaran Kabupaten, Minggu (20/2) mendatang. Perwakilan berasal dari unsur organisasi politik dan organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Deklarasi tersebut sekaligus mengakhiri tugas-tugas Panitia Prapresidium Pemekaran Kabupaten. "Tugas Panitia Prapresidum hanya mengantarkan sampai pembentukan Dewan Presidium. Dengan terbentuknya Dewan Presidum praktis Panitia Prapresidium bubar," jelas Wakil Ketua Panitia Prapresidium dokter H Faisal Amri SH. Dia menandaskan, anggota Panitia Presidum tidak otomatis menjadi Dewan Presidium. Bisa jadi Panitia Presidum tidak masuk dalam jajaran kepengurusan Dewan Presidium. Sebab, yang akan menjadi Dewan Presidium nanti harus representasi dari seluruh elemen masyarakat. Dalam kesempatan itu, Faisal sekaligus membantah anggapan bahwa pemekaran dikuasai oleh segelintir politikus. "Kalau kami ingin menguasai wacana pemekaran, kami tentu akan masuk dalam Dewan Presidium. Namun, kami tidak. Masalah itu terserah forum yang menentukan," jelasnya. Dia menjelaskan, perjuangan pemekaran adalah perjuangan jangka panjang yang memerlukan stamina dan kesabaran. Pemerintahan Otonom Diakui, target Panitia Prapresidium adalah mewujudkan pemerintahan otonom di wilayah Brebes selatan kurang dari dua tahun. Namun, jika target itu tidak dapat dipenuhi, bukan berarti perjuangan pemekaran akan surut. "Perjuangan pemekaran pernah mengalami pasang surut sejak 1960-an. Mulai sekarang kami akan bekerja konsisten dan tertata," jelas dia. Sementara itu, Bendahara Panita Prapemekaran dokter gigi Rozikin mengakui adanya sumbangan untuk Panitia Prapemekaran. Namun, dia membantah sumbangan itu digunakan untuk kepentingan pribadi. Dana tersebut bahkan tidak mencukupi biaya operasional panitia. Akibatnya, panitia menalangi biaya tersebut. Secara terpisah, salah seorang tokoh Partai Golkar Kecamatan Paguyangan H Abdurrahman menyatakan, wacana pemekaran itu masih terlalu dini. "Durung wayahe Brebes selatan jadi kabupaten," kata dia. Selain infrastruktur yang belum memadai, secara ekonomi juga belum mampu. "Kalau SDM saya akui, banyak tokoh Bumiayu yang mempunyai kemampuan mumpuni," ujarnya. (on-74e) |