| Selasa, 01 Februari 2005 | PANTURA |
Lagi, Satu Korban DB MeninggalBREBES - Serangan penyakit Demam Berdarah (DB) kembali mengusik ketenangan warga masyarakat Kabupaten Brebes. Dalam Januari 2005, terdapat 15 orang yang terjangkit DB dengan dua korban meninggal. Pasien meninggal atas nama Nining Kurningsih (6), warga Desa Dumeling, Kecamatan Wanasari. Sebelumnya korban sempat menjalani perawatan selama empat hari. Sepekan sebelumnya, kejadian serupa juga menimpa Aseh Mulyono (4), juga warga Desa Dumeling. Korban sempat dirawat selama satu hari di Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes, Namun karena kondisinya sudah parah atau masuk kategori stadium IV, korban akhirnya meninggal dunia. Salah seorang pegawai di Rumah Sakit Bhakti Asih Taufikurrohman menyebutkan, dari data yang tercatat di rumah sakit tersebut, hingga kemarin dua penderita DB masih menjalani perawatan intensif. Mereka adalah Jefri Satria (8) dan Febri B Sohansi (5), keduanya berasal dari Desa Dumeling. "Setelah mendapatkan perawatan secara intensif, kondisi keduanya sudah mulai membaik. Mereka kini tinggal menunggu proses pemulihan," ujar Taufik. Pencegahan Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Kesehatan dalam upaya menanggulangi DB, kemarin melakukan tindakan pencegahan. Bentuknya selain melakukan penyuluhan, juga fogging (penyemprotan) di Desa Dumeling. Fogging kali ini dikomandoi langsung oleh Bupati H Indra Kusuma SSos didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dokter H Laode Budiono MPH. Sebelum memulai penyemprotan, dia meminta kepada masyarakat untuk kembali melakukan pola hidup bersih dan tidak melupakan kegiatan 3M, yakni menguras, mengubur, dan menutup. Hal ini penting untuk memusnahkan jentik nyamuk yang nantinya berkembang menjadi nyamuk aedes aegypti. "Saya ajak masyarakat menerapkan pola 3M secara teratur, sebab pada musim penghujan, banyak tempat yang dapat dijadikan sebagai sarang nyamuk penyebar DB," paparnya. Kasubdin Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Awaludin, ketika ditemui membenarkan adanya peningkatan jumlah penderita DB. Sejak Oktober 2004 hingga Januari 2005, kasus DB di Brebes terus meningkat. Pada bulan Oktober tercatat empat pasien, November delapan pasien, dan Desember 10 pasien. Sementara kasus meninggal dunia, baru ditemukan pada bulan Januari. Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk mengatasi masalah ini upaya yang paling tepat dilakukan adalah dengan menerapkan prinsip 3M. Langkah ini lebih efektif bila dibandingkan dengan fogging. Hanya saja, 3M membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. (wh,wn-74m) |