| Selasa, 01 Februari 2005 | OLAHRAGA |
Persib: Ini Langkah MundurSUBANG- Kubu Persib Bandung menilai bahwa penggunaan lima pemain asing pada klub Divisi Utama Liga Indonesia sebagai pisau bermata dua, bisa menguntungkan tapi juga dapat merusak. Namun pelatih kepala Persiba, Indra Thohir menyatakan, karena itu sudah keputusan PSSI, klub-klub hanya bisa pasrah. Tapi dia sedikit mempertanyakan sebenarnya apa tujuan dari keputusan tersebut. "Kalau begini, mau tidak mau kita harus memakai kuota yang ada," kata Thohir di Pemondokan Sari Bunihayu, Subang, Senin (31/1). Menurut Thohir, sebenarnya kehadiran pemain asing dalam kompetisi tidak menjadi masalah. Hanya saja, dengan beredarnya mereka dalam jumlah besar sedikit banyak menimbulkan kekhawatiran. Terutama dalam soal kedekatan di antara pemain asing yang dapat saja dimanfaatkan untuk memenuhi kepentingan tertentu. "Saya pernah merasakan itu," katanya. Persib sendiri, kata Thohir, kemungkinan akan memakai seluruh jatah yang ada. Meski untuk itu, dia mengaku harus melakukan seleksi yang ketat. "Untuk menyiasatinya, kita harus benar-benar mendatangkan pemain asing yang benar-benar baru, agar lebih ngotot saat tampil," katanya. Langkah Mundur Saat ini Persib memiliki dua pemain asing asal Brasil, Antonio Toyo Claudio (eks Semen Padang) dan striker Nigeria, Ekene Michael Ikenwa (eks Persik Kediri). Khusus tiga pemain asing tambahan, Thohir mengaku belum mendapat sinyal dari manajemen. "Meski menggunakan pemain asing, saya juga tetap mengincar pemain-pemain lokal sebagai pelapis," katanya. Manajer Persib, Chandra Solehan sendiri menanggapi kebijakan PSSI hanya bisa menyebutnya sebagai langkah mundur. "Pasalnya, pembinaan pemain lokal terhambat. Pemain-pemain muda akan banyak kehilangan kesempatan. Mereka memang minim pengalaman, tapi kan perlu wahana pematangan," katanya. Kemarin, Persib resmi mengakhiri pemusatan latihan di Subang yang telah berlangsung sejak pertengahan Januari. Indra Thohir dibantu asisten Bambang Sukowiyono dan Encas Tonif menggembleng Yaris Riyadi cs, terutama untuk meningkatkan daya tahan pemain. Sedianya hari pamungkas itu ditutup dengan pertandingan uji coba lawan tim setempat, Persikas. Namun baru saja pertandingan berlangsung 15 menit, terpaksa dihentikan dengan kedudukan akhir 0-0 akibat hujan deras yang mengguyur Subang. Lapangan tergenang air. "Jelas saya rugi besar. Saya tidak dapat menilai performa tim secara keseluruhan menjelang tampil di Piala Bang Yos," katanya. Piala Bang Yos digelar 6 Februari nanti di Jakarta. (dwi-77) |