logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 OLAHRAGA
Line

Bambang Sutopo Calon Ketua PASI Jateng

SEMARANG - Untuk empat tahun ke depan diperkirakan kepengurusan Pengda PASI Jateng akan bertambah solid setelah ketua lama, Drs Sardjono SH Cn, yang sudah habis masa jabatannya tidak bersedia dicalonkan.

Gambaran tersebut akan dibuktikan dalam Musda PASI yang akan berlangsung di Ruang Pertemuan KONI Jateng, 19 Februari mendatang, setelah dua kandidat, Bambang Sutopo dan Soemarno, dapat disatukan.

Seperti berita sebelumnya, Soemarno yang juga mantan Bupati Blora itu, dikenal sebagai pembina klub atletik PPT Migas Cepu sehingga tidak salah lagi jika pelatih PPT Mugas Heri Sutiono mencalonkan tokoh yang sekarang berdomisili di Semarang tersebut.

Demikian halnya Bambang Sutopo dari Salatiga juga dikenal dekat dan loyal dengan cabang atletik, terutama sebagai pembina klub atletik Locomotive pimpinan Alwi Mugiyanto dan Dragon asuhan Yon Daryono.

"Semula seperti itu, kedua tokoh asal Semarang dan Salatiga itu seperti akan bersaing. Sekarang tidak demikian, karena kedua tokoh yang sama-sama ingin memajukan cabang atletik ini sehingga bisa kami satukan," papar Ketua Harian PASI Jateng demisioner Drs HM Zain Nashruddien, sore kemarin.

Hanya sayang, orang yang berpengalaman lebih dari 15 tahun di cabang atletik itu tidak mau banyak kementar lantaran dirinya sudah demisioner.

"Tidak etis kalau saya bicara. Selengkapnya, bisa tanya kepada Husein (Husein Efendi-Red) selaku panitia musda."

Hero Prayogo

Sementara itu, Sekretaris Panitia Musda Husein Efendi mengakui, Soemarno dan Bambang dapat dipersatukan dalam sebuah pertemuan di Salatiga, beberapa hari lalu. Soemarno akhirnya mau mengalah dengan mempersilahkan Bambang Sutopo menjadi orang pertama di PASI Jateng.

"Dengan demikian, PASI Jateng untuk empat tahun mendatang akan lebih solid. Saya harapkan bisa seperti ketika PASI dipegang oleh Pak Sukorahardjo (almarhum-Red) pada masa bakti 1990-1993," ungkapnya.

Pada waktu Soekorahardjo menjabat sebagai Ketua DPRD Jateng, prestasi puncak di PON XIII Jakarta 1993. Hero Prayogo dan kawan-kawan nyaris juara umum."Waktu itu hanya terpaut satu medali perak dari Jatim karena sama-sama meraih tujuh medali emas," ungkapnya.

Masalah pendanaan, lanjut Husein, akan tercukupi karena Bambang Sutopo sebagai pengusaha yang loyal kepada cabang atletik. Demikian pula halnya dengan Soemarno.

Di belakang masih didukung oleh HM Zain Nashruddien karena mantan Kabag Umum DPRD Jateng ini akan dipertahankan tetap memegang jabatannya sebagai ketua harian.

"'Dalam pertemuan sudah disepakati, Pak Bambang sebagai ketua umum, Pak Soemarno sebagai wakil. Sementara itu, Pak Zain sebagai orang yang mengetahui teknik tetap pada posisi sebagai ketua harian. Jika tidak ada perubahan yang berarti, formasinya seperti itu."

Demikian halnya 35 pengcab yang akan hadir dalam musda nanti, juga sudah memberikan dukungannya sehingga perjalanan Bambang Sutopo menuju ke puncak akan berjalan mulus.(C16-57j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA