logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 OLAHRAGA
Line

Komunitas Tinju Harus Peduli Chrisjon

SEMARANG - Ketua Pengda Pertina Jateng Kukrit Suryo Wicaksono berharap, juara tinju dunia kelas bulu WBA Chrisjon berkonsentrasi berlatih untuk mempertahankan gelar daripada memikirkan polemik dengan Sutan Rambing, mantan pelatih sekaligus manajernya.

Sebab, petinju asal Banjarnegara tersebut merupakan aset bangsa yang akan membawa nama Indonesia di pentas tinju dunia.

Karena itu, agar kualitas permainan Chrisjon tetap terjaga saat pertarungan wajib lawan Derrick Gainner, April nanti, Kukrit memberi fasilitas tempat latihan di Sasana Suara Merdeka. Latihan sudah dimulai sejak Sabtu (29/1) lalu.

"Sebelum berangkat ke Harry's Gym Australia, Maret mendatang, untuk sementara Chrisjon latihan di Sasana Suara Merdeka. Sebab, Chrisjon harus menjaga kualitas permainannya untuk menghadapi Gainer pada pertarungan wajib nanti," ungkap Kukrit yang didampingi manajer Sasana Suara Merdeka Adi Priyatno saat menengok Chrisjon berlatih, sore kemarin.

Dalam latihan, Chrisjon akan dibantu pelatih Agustriono dari Sasana Suara Merdeka. Dia adalah mantan asisten pelatih Sutan Rambing saat di Sasana Bank Buana lalu sehingga bukan orang baru bagi Chrisjon.

Lebih lanjut Kukrit mengemukakan, komunitas tinju di Indonesia harus peduli dengan Chrisjon. Sebab, dalam mandatory fight nanti dia tidak membawa dan membela nama sasana, manajer, atau promotor tetapi nama bangsa Indonesia.

"Kami akan mem-back up semua kebutuhan Chrisjon selama di sini agar penampilannya pada mandatory fight nanti optimal," janjinya.

"Chrisjon sudah bukan milik sebuah sasana atau manajer lagi melainkan milik bangsa Indonesia," tandasnya.

Punya Bekal

Chrisjon sangat berterima kasih kepada Kukrit karena telah diberi kesempatan berlatih. Hal itu akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan teknik dan fisiknya.

Dengan demikian, persiapan menghadapi Gainer bisa semakin matang. Selain itu, dukungan dari semua pihak termasuk Kukrit, secara psikologis juga akan membantu melupakan permasalahannya dengan Sutan Rambing sehingga dia dapat berkonsentrasi menghadapi Gainer.

"Permasalahan dengan Pak Sutan (Sutan Rambing) tidak akan memengaruhi konsentrasi saya dalam mempersiapkan diri menghadapi Gainer nanti," ujarnya.

Chrisjon menuturkan, persiapan menghadapi Derrick Gainer nanti sangat singkat. Praktis, waktu yang dimilikinya hanya sekitar dua bulan setelah melangsungkan respesi pernikahannya dengan Anna Maria Megawati pada 27 Februari mendatang di Semarang.

Meski demikian, hal itu tidak dia permasalahkan. Sebab, Chrisjon sudah mempunyai bekal untuk menghadapi Gainer.

Hal itu mengingat, persiapan mandatory fight pada 3 Desember lalu sebenarnya lebih difokuskan untuk menghadapi Gainer. Namun dua minggu sebelum pertandingan, Gainer mengundurkan diri dan diganti dengan Jose Cheo Rojas. Karena itu, mantan juara PABA itu sudah mengetahui kelemahan dan kelebihan Gainer.

"Teknik dan taktik yang dahulu saya persiapkan untuk menghadapi Gainer akan semakin dimatangkan," ungkap petinju yang bernama lengkap Christian Yohanes itu. (H13-57j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA