| Selasa, 01 Februari 2005 | OLAHRAGA |
Ancelotti: Cedera Shevchenko Tak SeriusMILAN - Pelatih AC Milan Carlo Ancelotti meyakini cedera pergelangan kaki kanan striker Andriy "Sheva" Shevchenko tak serius. Sheva harus meninggalkan lapangan sebelum pertandingan selesai ketika timnya akhirnya dikalahkan Bologna 0-1, Minggu lalu. Pemain terbaik Eropa 2004 itu sudah mencetak 13 gol liga musim ini. Sheva keluar dengan terpincang-pincang pada menit ke-38 di San Siro, setelah diganjal Alessandro Gamberini. Namun Ancelotti optimistis striker Ukraina berusia 28 tahun itu akan siap untuk pertandingan melawan Lazio, Minggu mendatang. "Itu jegalan keras, tetapi cedera Andriy tampaknya tak terlalu serius," tutur Ancelotti. Dokter AC Milan Jean Pierre Meersseman mengatakan pemeriksaan lebih lanjut akan mengetahui tingkat cedera. "Shevchenko luka parah. Pergelangan kakinya tak robek, namun dia merasa sakit. Kami harus menunggu untuk membuat diagnosis yang lebih akurat," ungkap Meersseman. Pasukan Ancelotti sedang goyah belakangan ini. Dalam dua laga terakhir Seri A Liga Italia, Paolo Maldini cs ditumbangkan Livorno dan Bologna. Rabu besok, pasukan Ancelotti akan bertandang ke Messina. Klub ini berhasil mengalahkan Maldini dan kawan-kawan dengan skor 2-1 pada pertemuan pertama di San Siro. Pada pemeriksaan lanjutan yang dilakukan dokter Massimo Sala, Sheva dipastikan mengalami keseleo pergelangan kaki. Untuk itu dia perlu istirahat penuh selama dua pekan sebelum memulai latihan ringan. Dia akan absen pada tiga pertandingan Seri A melawan Messina, Rabu besok, menghadapi AS Roma (6 Februari) dan Reggina (13 Februari). Penyerang haus gol ini juga tak bisa main pada laga kualifikasi Piala Dunia 2006 antara Ukraina dan Albania, 9 Februari mendatang. Milan sangat mengharapkan Sheva pulih total sebelum 23 Februari ketika dijamu Manchester United pada pertandingan Liga Champions. Minus Sheva berarti mengurangi stok lini depan. Apalagi Filippo Inzaghi juga harus absen lantaran mengalami patah tangan. Ancelotti praktis tinggal bergantung pada Hernan Crespo dan Jon Dahl Tomasson. Namun bekas pelatih Juventus itu bisa memainkan Kaka sebagai pengganti Sheva. Pemain asal Brasil ini diyakini bisa mengisi posisi mantan bintang Dynamo Kyiv itu. Kaka juga dikenal tajam dan punya kemampuan bagus di kotak penalti. Geser Udinese Pada partai Seri A yang dimainkan Senin dini hari WIB kemarin, Inter Milan naik dari urutan keempat ke posisi ketiga selepas menaklukkan tuan rumah Palermo 2-0. Inter berhasil menggeser kedudukan Udinese yang turun ke peringkat keempat. Dua gol anak-anak asuhan Roberto Mancini diborong striker Christian Vieri. Vieri menghadiahkan golnya buat Domenico Intravia, salah seorang polisi militer Italia yang tewas dalam serangan teroris di Irak. Dari 21 pertandingan, Inter baru mengemas 35 poin. Mereka terpaut tujuh angka di belakang AC Milan, namun tertinggal 15 poin di bawah urutan pertama Juventus. Masih soal Inter, mereka mengirim pulang gelandang muda yang pernah disebut-sebut sebagai calon penerus Gheorghe Hagi, yakni Iannis Zicu. Zicu direkrut pada Januari 2004 dari klub Rumania Dinamo Bukares. Bersaing dengan banyak pemain bintang, membuat playmaker kelahiran 23 Oktober 1983 itu gagal mendapatkan tempat di Nerazzurri. Dia lalu dioper ke Parma tapi hanya dimainkan tujuh kali selama setengah musim. Itu pun lebih banyak dari bangku cadangan. Pada awal musim ini Parma memperpanjang masa pinjamannya. Sayang, Zicu tetap jarang dimainkan. Dia akhirnya memutuskan menerima tawaran kembali ke Dinamo Bukares. Terhitung kemarin Inter meminjamkan pemain mudanya itu. Mengenai gaji jadi tanggungan bersama kedua klub. Zicu hanya salah satu dari banyak korban bertumpuknya pemain Inter yang tak terpakai. Saat ini yang nasibnya tak jelas dan berkali-kali diisukan akan pindah adalah Kily Gonzalez, Edgar Davids, Francesco Coco, Giorgios Karagounis, dan Alvaro Recoba. (rtr,A7,dtc-59) |