logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 OLAHRAGA
Line

Campbell Ingin Hapus Kenangan Pahit

LONDON - Duel terpanas di Divisi Utama Liga Inggris antara Arsenal dan Manchester United (MU) kembali tersaji di Highbury London, Rabu besok. Pada pertemuan pertama di Old Trafford, Oktober lalu, MU memetik kemenangan 2-0.

Kini Arsenal berambisi melakukan revans. Bek tengah The Gunners Sol Campbell menyatakan kemenangan atas "Setan Merah" akan menjadi sebuah kenangan termanis.

"Persaingan di antara kami mungkin seperti rivalitas utara dan selatan," ungkap Campbell, kemarin.

Kekalahan pada laga pertama sekaligus menghentikan rekor tak terkalahkan Arsenal di liga pada angka 49. Duel itu juga diwarnai keputusan kontroversial wasit Mile Riley dan insiden pelemparan pizza ke arah Pelatih MU Sir Alex Ferguson.

"Kekalahan di Old Trafford menjadi kenangan pahit dan menyakitkan," tegas Campbell. "Kekalahan itu pun berpengaruh secara psikologis buat kami."

Namun dia tak mau larut dalam kenangan kurang mengenakkan itu. Anggota tim nasional (timnas) Inggris ini bertekad mengukir kenangan manis.

"Saya sangat menantikan pertandingan itu, demikian pula dengan rekan-rekan kami. Kami harus menang karena hasil imbang takkan membantu kami atau pun mereka," paparnya.

Arsenal masih berkutat di peringkat kedua dengan nilai 51. Mereka tertinggal 10 angka di bawah pimpinan klasemen Chelsea. Sementara MU di posisi ketiga dengan 50 poin.

Wayne Rooney

Di kubu MU, bomber muda Wayne Rooney tetap menjadi andalan pada saat bertandang ke Arsenal. Pemuda berusia 18 tahun ini baru saja memborong dua dari tiga gol kemenangan MU atas Middlesbrough pada babak keempat Piala FA, Sabtu lalu. Gol-gol itu membuat Rooney secara total telah mencetak 11 gol bagi MU di seluruh kompetisi.

"Saya punya target mencetak paling tidak dua puluh gol pada musim ini," ungkap Rooney yang dibeli dari Everton.

Rooney memang dijadikan mesin gol oleh Ferguson. Target ini pelan-pelan mulai dirintis penyerang temperamental itu.

Ada dua pemain yang berpeluang mendampingi si wonder boy ini di lini depan, yakni Louis Saha atau Alan Smith. (rtr,A7,dtc-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA