logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 NASIONAL
Line

Polisi Dituntut Selesaikan Kasus Tayu secara Terbuka

PATI - Aparat kepolisian harus berani mengungkapkan peristiwa kematian tiga pengendara motor warga Desa Bulungan, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, yang akhirnya menyulut emosi massa dan berbuntut terhadap perusakan Mapolsek secara terbuka. Dengan kata lain, dalam mengungkap latar belakang peristiwa tersebut, tidak perlu ada hal-hal yang sengaja disembunyikan atau direkayasa.

Penegasan itu dikemukakan Ketua Persatuan Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Kabupaten Pati (Pasopati) Kardjono, Senin (31/1). Sebab, lanjutnya, dalam peristiwa yang menyebabkan kematian pengendara motor tanpa helm yang berboncengan tiga itu tidak bisa dikategorikan kecelakaan lalu lintas biasa.

Masalahnya, ujar dia, opini massa yang ada dan tersebar luas adalah kecelakaan yang menelan korban jiwa itu karena tendangan oknum petugas saat melakukan pengejaran. Dengan demikian, apa pun alasan polisi yang melakukan tindakan itu jelas di luar ketentuan atau prosedur operasi lalu lintas di jalan raya.

Karena itu, siapa pun tidak akan bisa menyembunyikan fakta di balik peristiwa kematian tiga korban pengendara motor tersebut. Dengan demikian, upaya masing-masing pihak yang mencari pembenaran menurut versi kepentingannya, hanya hal yang sia-sia.

Apalagi yang meninggal itu, warga setempat yang sudah pasti akan mudah menyulut emosi komunitas warga lain. Untuk itu, tidak bijaksana jika yang ditonjolkan dalam upaya memberikan penjelasan hanya berdasarkan pada keterangan dari satu pihak, yaitu kepolisian.

Sebab, sangat mungkin dalam peristiwa tersebut memang polisi bersalah karena dalam beroperasi atau berpatroli lalu lintas menyalahi prosedur tetap (ptotap). Semua tentu ada aturan mainnya.Demikian pula pengendara motor yang bersalah seperti berboncengan tiga dan tanpa mengenakan helm pengaman, bukan berarti ketika harus dikejar kemudian ditendang sampai jatuh.(ad-69j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA