logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 NASIONAL
Line

Masyarakat Temanggung Gelar Aksi Keprihatinan

  • Tanpa Orasi dan Tuntutan

AKSI KEPRIHATINAN:Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Temanggung Bersatu menggelar aksi keprihatinan. Mereka menggelar aksi dengan memasang spanduk di atas teras pendapa ruang kerja Bupati Temanggung, Senin (31/1).(55t)

TEMANGGUNG - Ratusan orang yang mengatasnamakan Temanggung Bersatu, kemarin menggelar aksi keprihatinan di halaman kantor Setda. Tidak ada orasi ataupun penyampaian tuntutan. Aksi hanya diisi karaoke bersama hingga petang.

Mereka datang secara bergelombang sejak pukul 09.00. Aksi baru mulai terlihat setelah di antara mereka memasang dua spanduk cukup besar di teras depan kantor bupati serta teras lantai dua gedung Setda. Spanduk warna putih itu bertuliskan ''Aksi Keprihatinan Temanggung Menangis''.

Selama menggelar aksi tersebut, tidak ada orasi ataupun kegiatan lain layaknya unjuk rasa. Para peserta hanya duduk-duduk di sekitar halaman parkir, yang lain berjoget mengikuti alunan musik karaoke yang dipasang di sudut selatan tempat parkir.

Ingar-bingar

Tak urung, ingar-bingar suara soundsystem berkekuatan cukup tinggi itu menarik perhatian para pegawai di lingkungan Setda. Sesekali mereka keluar ruang kerja untuk menyaksikan dari jendela kantor ataupun teras lantai.

Koordinator aksi Gajah Fuad Syarif kepada para wartawan mengemukakan, pada intinya aksi tersebut sebagai bentuk keprihatinan masyarakat Temanggung atas ontran-ontran yang hingga kini belum tuntas. ''Tidak ada tuntutan secara spesifik dari kegiatan ini karena kami hanya ingin Temanggung segera kembali seperti semula. Juga, kami minta Pemerintah Pusat segera memproses permasalahan baik sisi hukum, politik maupun administrasi agar cepat tuntas,'' tandasnya.

Menurut keterangan Gajah Fuad Syarif, kegiatan itu akan digelar tiga hari di tempat yang sama. Dalam kegiatan tersebut, rencananya diisi pengajian dengan mengundang beberapa ulama untuk memberikan siraman rohani kepada masyarakat dan para pejabat.

Hingga pukul 16.00, peserta aksi masih berada di lokasi. Namun, mereka tidak bertemu dengan Bupati Totok Ary Prabowo yang seharian kemarin tidak tampak di kantornya.(nt-p60-69j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA