| Selasa, 01 Februari 2005 | MURIA |
Dinas Pendidikan Instruksikan Ujian NasionalPATI - Dinas Pendidikan Kabupaten Pati menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan diselenggarakannya Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2004/2005. Hal tersebut akan diberlakukan di seluruh tingkatan, baik SD/MI/SDLB, SMP/MI, SMA/MA, maupun SMK. Kepala Dinas Pendidikan Drs H Supriyadi MPd didampingi Ketua Panitia Penyelenggara UN Drs Sudiyono mengatakan hal tersebut saat menjawab pertanyaan wartawan, kemarin. Apalagi, katanya, respons dari semua pihak untuk penyelenggaraan UN sangat positif. Sebab, ambang batas nilai kelulusan siswa harus mencapai 4,25. Di samping itu, juga akan diberlakukan ketentuan tidak ada konversi nilai kelulusan. Dengan kata lain, jika hasil ujian siswa yang bersangkutan tidak bisa mencapai ambang batas yang ditentukan, tentu saja tidak lulus. Dampak positif diberlakukannya ketentuan itu adalah akan memotivasi guru dan sekolah untuk mengoptimalkan pembekalan terhadap para peserta didik agar benar-benar siap menghadapi UN. Tidak hanya itu, pihak orang tua/wali juga termotivasi untuk mendorong putra-putrinya lebih giat belajar. Karena itu, para orang tua/wali dimohon agar putra-putrinya yang saat ini duduk di bangku kelas III terus dipacu untuk belajar bersama atau mengikuti les mata pelajaran yang akan diujikan. ''Tingkat SD/SDLB/MI menurut rencana mata pelajaran yang akan diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA,'' ujarnya Peserta Adapun tingkat SMP/MTs, katanya lebih lanjut, selain Bahasa Indonesia adalah Bahasa Inggris, dan Matematika. Tingkat SMA/MA Jurusan IPA meliputi Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Sedangkan Jurusan IPS adalah Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ekonomi. SMA/MA Jurusan Bahasa yang akan diujikan selain Bahasa Indonesia juga Bahasa Inggris dan Sastra Indonesia. Untuk SMK, mata pelajaran yang akan diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan kompetensi keahlian. Oleh karena itu, pihaknya mengharap UN bisa dilaksanakan secara konsekuen, tidak ada rekayasa dari semua pihak sehingga benar-benar mencapai sasaran, yaitu peningkatan kualitas. Berkaitan dengan hal tersebut, kini sudah mulai dilaksanakan persiapan. Yakni, pembentukan panitia tingkat kabupaten (rayon) sampai di tingkat subrayon. Selain itu, pihaknya juga sudah melapor daftar nominasi peserta UN ke Dinas P dan K Provinsi Jawa Tengah. Supriyadi menambahkan, nilai kelulusan bagi para siswa juga akan diberlakukan sebagai dasar penerimaan untuk melanjutkan ke jenjang sekolah di atasnya. ''Misalnya, dari SD ke SMP dan dari SMP ke SMA.'' (ad-90n) |