| Selasa, 01 Februari 2005 | SEMARANG |
Delapan Kecamatan Penghasil Durian Unggul
KENDAL - Delapan dari 19 kecamatan di Kabupaten Kendal saat ini merupakan sentra penghasil buah durian berkualitas. Di wilayah itu tumbuh 32.350 pohon. Kedelapan kecamatan tersebut adalah Boja, Singorojo, Limbangan, Plantungan, Sukorejo, Kaliwungu, Patean, dan Pageruyung. ''Berdasarkan pendataan yang kami lakukan, di wilayah delapan kecamatan itu saat ini terdapat 32.350 pohon yang sebagian besar belum memiliki tetenger,'' papar Kepala Dinas Pertanian Ir H Asri Dwi Hartadi seusai acara lomba durian tingkat kabupaten, kemarin. Padahal, menurut Asri, buah durian dari Kendal sebagian besar dapat dikategorikan berkualitas bagus baik dari ukuran, rasa maupun aromanya. Lomba durian di Balai Desa Kebongembong, Kecamatan Pageruyung tersebut dibuka oleh Bupati H Hendy Boedoro. Lomba diikuti 34 peserta. Sebagai juri antara lain dari Dinas Pertanian Jateng dan Kendal, Balai Sertifikasi Benih Jateng, pemerhati, serta pedagang durian. ''Lantaran sebagian besar durian dari wilayah Kendal belum memiliki nama, sesuai dengan tujuan lomba maka kami akan mengidentifikasi dan menginventarisasi khususnya durian yang ikut dalam lomba ini.'' Dari lomba ini pula, lanjut Asri, dinasnya akan bisa mencari varietas unggul, yaitu dengan menelusuri pohon yang buahnya memenangi lomba. ''Pohon penghasil durian yang memenangi lomba selanjutnya akan dikembangbiakan di delapan kecamatan sentra durian,'' janjinya. Pemenang Lomba Durian Tampil sebagai juara I adalah durian milik Dakri (45) warga Desa/Kecamatan Limbangan, juara II durian milik Milono (50) warga Desa Kebon Gembong Kecamatan Pageruyung, juara III durian milik Abdurohim (39) warga Desa Kertosari Kecamatan Singorojo. Sementara itu, juara harapan I durian milik Suryat (55) warga Desa Kebongembong. Tiap-tiap peserta lomba membawa tiga sampel. Durian-durian yang memenangi lomba tersebut ternyata sebelumnya belum memiliki nama atau tetenger. Meski demikian, durian-durian pemenang itu mampu mengalahkan buah durian yang punya nama, misalnya durian Kumbokarno, Bagong, dan Petruk. ''Yang jelas, durian-durian yang memenangi lomba ini nantinya akan kami telusuri pohonnya. Kemudian akan dikembangbiakkan sebagai durian varietas unggul,'' tandas Asri. (G15-91j) |