| Selasa, 01 Februari 2005 | SEMARANG |
Perampok 4 Kg Emas Akhirnya DitangkapGROBOGAN - Aparat Polres Grobogan baru-baru ini berhasil menangkap empat tersangka yang diduga merampok emas di toko Rajawali, Kecamatan Wirosari. Perampokan itu terjadi sehari sebelum Hari Raya Idul Fitri 2004 lalu. Keempat tersangka yakni Dwi alias Gawik (37), warga Ngawi, Jawa Timur, Eko Muryoto alias Gundul (42), warga Wirosari, Sugiyarto alias Darto (37), warga Desa Kunden Kecamatan Wirosari, dan Edi alias Usman Amin (32), warga Ngadimulyo, Kedu, Kabupaten Temanggung. Para tersangka ditangkap di rumah masing-masing. Kini aparat masih mengejar seorang tersangka lainnya. Menurut pengakuan tersangka, 4 kg emas hasil rampokan itu dijual secara eceran di beberapa tempat seperti di Magelang dan Mojokerto. Total hasil penjualannya Rp 280 juta. Uang hasil penjualan itu dibagikan kepada Dwi Rp 79 juta, Edi mendapat sekitar Rp 40 juta, Darto Rp 54 juta, dan Eko hanya mendapat Rp 7,3 juta. Eko hanya mendapat bagian sedikit karena dalam perampokan tersebut dia hanya bertugas sebagai penunjuk jalan. Oleh tersangka, uang yang diterima antara lain dibelikan telepon seluler (ponsel), bahan-bahan bangunan, televisi, dan berbagai barang lainnya. Sebagaimana diberitakan, sekawanan perampok beraksi di toko Rajawali Wirosari, Grobogan, sehari sebelum Hari Raya Idul Fitri lalu. Uang Rp 30 juta dan 12 dus kecil yang berisi perhiasan emas seberat 4 kg di dalam brankas dikuras perampok itu. Azan Subuh Mereka beraksi saat Tjendra Saputra (48), warga Wirosari, bersama istri dan anaknya terlelap tidur, Sabtu 13 November 2004. Ketika azan subuh berkumandang, tiba-tiba sekitar lima orang mengenakan penutup kepala mendatangi mereka. Perampok itu langsung mengikat korban beserta istri dan anaknya. Anak Tjendra diminta menunjukkan tempat penyimpanan uang. Saat tak menemukan apa-apa, mereka kemudian mengancam korban dengan menggunakan sebilah arit. Khawatir terhadap keselamatan keluarganya, korban akhirnya menunjukkan tempat penyimpanan brankas. Kapolres Grobogan AKPB Drs Bedjo Sulaksono melalui Kasat Reskrim AKP Widi Atmoko SIK membenarkan adanya penangkapan kawanan perampok tersebut. Hingga kemarin, pihaknya masih meminta keterangan keempat tersangka tersebut. (H3-91n) |