logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 SEMARANG
Line

Ditemukan Mayat di Tepi Rel Diduga Korban Pembunuhan

SEMARANG TIMUR-Sutardi (46), warga Kanalsari Barat 2A, Rejosari, yang tewas ditemukan tewas di tepi rel KA di Desa Sumberrejo, Kaliwungu, Kendal, Sabtu (29/1), dicurigai sebagai korban pembunuhan. Kecurigaan itu muncul setelah famili dan istri korban melihat luka di jenazah korban.

Menurut famili korban, Slamet, luka yang diderita korban tidak seperti tertabrak kereta. Keadaan mayat itu dinilai lebih mirip dengan bekas penganiayaan. Misalnya, memar di kepala dan luka seperti terkena bacokan di pinggang dan perut.

''Kalau melihat luka seperti itu, kok mencurigakan, tidak seperti tertabrak kereta api,'' kata Slamet (40), adik korban kepada wartawan, Senin (31/1).

Namun, kata dia, istri Sutardi, Poniyem (35), menyatakan tidak mempermasalahkan kematian suaminya. Bahkan dia telah membuat surat pernyataan di depan aparat Polsek Kaliwungu tidak akan menuntut siapa pun atas kematian suaminya.

Untuk memperkuat dugaan itu, warga sekitar menyarankan agar dilakukan autopsi. Masalah biaya, warga akan membantunya.

Namun, Poniyem mengatakan tidak akan menuntut siapa pun. Dia mengikhlaskan kepergian suaminya karena dirinya tidak tahu ke mana harus menuntut. Apalagi dia juga tidak mengetahui siapa yang membunuh suaminya.

Ke Gambilangu

Diperoleh keterangan, korban pergi bersama seorang temannya, yang diketahui warga Kanalsari Timur, Jumat (28/1). Mereka berniat menyusul tujuh teman korban yang lain yang dikabarkan lebih dulu pergi. Namun, anggota keluarga tidak ada yang mengetahui pasti ke mana korban pergi.

Namun, sorenya, sejumlah warga yang diduga pergi bersama korban itu pulang ke rumah masing-masing. Poniyem pun menanyakan keberadaan suaminya, tapi teman-teman korban menjawab tidak mengetahui keberadaan Sutardi.

Akhirnya, Poniyem mendengar informasi bahwa suaminya pergi ke kompleks lokalisasi Gambilangu. Diantar familinya, Poniyem mencari suaminya ke kompleks lokalisasi itu. Dari sana dia mendapat informasi bahwa warga Sumberrejo telah menemukan sesosok mayat di tepi perlintasan KA. Mayat itu sudah diamankan polisi dan dikubur warga.

Setelah dicek ke kantor polisi, ternyata ciri-ciri mayat itu sama dengan ciri-ciri tubuh suaminya. Setelah memastikan mayat itu suaminya, kuburannya dibongkar. Mayat Sutardi dibawa pulang dan dikebumikan di Semarang. (G5-64e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA