| Selasa, 01 Februari 2005 | SEMARANG |
Kelas Karya, Unggulan YPAC SemarangSEMARANG - Kelas Karya dan Bina Mandiri menjadi unggulan YPAC Semarang untuk dipresentasikan kepada puluhan peserta Pertemuan Silaturahmi YPAC Daerah Indonesia Wilayah Timur di aula yayasan itu, Senin (31/1). Sebab, tidak semua YPAC di Indonesia memiliki kelas tersebut. Kelas Karya merupakan kelas yang diikuti para alumnus yang telah menyelesaikan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB). Di dalam kelas itu, mereka mendapat pelajaran dan praktik keterampilan yang akan berguna saat terjun di masyarakat. ''Di dalam kelas ini, anak-anak mendapat aneka keterampilan sesuai dengan bakat dan minat masing-masing. Kita menyediakan beberapa jenis keterampilan, di antaranya melukis kaca, pembuatan bordir, keset, dan menganyam mote,'' ujar Ketua Panitia Pertemuan Silaturahmi YPAC Daerah Indonesia Wilayah Timur Ny Dimulyo di sela acara tersebut. Saat ini, hasil karya dari alumnus yang mengikuti Kelas Karya telah didistribusikan ke masyarakat melalui bazar-bazar dan aneka pameran. Beberapa alumnus bahkan telah mampu menjadi wirausahawan mandiri. Adapun Bina Mandiri merupakan program yang dikhususkan untuk para siswa YPAC yang mampu latih. Berbagai materi yang diberikan semua untuk mendidik siswa agar bisa lebih mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Keberadaan Kelas Karya dan Bina Mandiri, kata Ny Dimulyo, baru sekitar 1,5 tahun, namun sudah terlihat menampakkan hasil. Sebelumnya, para peserta pertemuan silaturahmi yang berasal dari sejumlah YPAC di wilayah Indonesia bagian timur seperti Solo, Malang, Jember, Surabaya, Denpasar, Manado, Ternate, dan Makassar, meninjau kompleks YPAC Semarang. Hasil peninjauan dapat digunakan sebagai bahan perbandingan terhadap YPAC yang mereka kelola. Ketua YPAC Malang Nurwahyu Nasrun mengatakan, banyak hal yang dapat diperoleh dari kunjungan itu. Selain Kelas Karya dan Bina Mandiri, dia bersama para peserta lain dapat melihat sejauh mana kelebihan dan kekurangan yang dimiliki YPAC Semarang. ''Kami dapat melihat kurikulum yang diterapkan ataupun kelengkapan fasilitas yang dimilikinya. Beberapa peralatan fisioterapi yang ada di sini belum kami miliki,'' katanya. (H6-64n) |