logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 SEMARANG
Line

Halte KA di Bandara Perlu Kajian Ekonomis

SEMARANG-Usulan untuk menempatkan halte atau perhentian kereta api di dekat pintu masuk Bandara A Yani mendapat tanggapan positif berbagai pihak. Namun sejumlah kalangan meminta usulan itu didahului dengan kajian teknis maupun ekonomis.

Menurut Humas Daop IV PT Kereta Api (Persero) Suprapto, saat ini belum ada halte kereta api di Jawa Tengah. Sebab Jateng belum memiliki kereta komputer, seperti halnya kereta rel listrik (KRL) yang menghubungkan Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Bogor. Wacana pembangunan halte di Bandara A Yani, perlu dikaji lebih mendalam.

"Secara teknis, kegiatan menurunkan atau menaikkan penumpang mengakibatkan penyusutan finansial. Karena itu perlu dikaji tingkat kebutuhan penumpang pesawat udara terhadap kereta api," kata dia.

Pihak PT Kereta Api, lanjut dia siap jika diminta mengelola halte kereta api. Sebab kecil kemungkinan pengelolaan oleh pihak swasta.

Secara terpisah, anggota tim penyusun dokumen Tataran Transportasi Wilayah (Tatrawil) Jateng, Ir Djoko Setijowarno MT mengungkapkan, gagasan pembangunan halte di dekat pintu masuk Bandara A Yani merupakan konsep intermoda transportasi. Menurut Djoko, halte serupa juga direkomendasikan agar dibangun di dekat Terminal Pekalongan.

"Prospek intermoda itu cukup bagus, mengingat Pekalongan berpotensi sebagai daerah tujuan wisata. Di dekat Terminal Pekalongan juga ada sentra batik yang dapat dikunjungi wisatawan," katanya.

Dia menambahkan, halte yang ada di dekat Bandara maupun Terminal Pekalongan diperuntukkan bagi penumpang kereta jarak dekat, seperti KA Kaligung I dan II. Prospek KA Kaligung, ke depan cukup baik.

PT (Persero) Angkasa Pura I atau PAP mengatakan tidak keberatan dengan rencana tersebut. Selama ini mereka mengaku belum tahu menahu soal pendirian halte KA di sekitar bandara tersebut. Menurut dia, usulan itu sah-sah saja, asal melibatkan semua pihak.

"Seharusnya ada pembicaraan terpadu antara pihak-pihak yang terlibat, terutama PT Kereta Api (KA)," tegas Purnomo, Kepala Cabang Bandara A Yani. (H5,rei-64)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA