logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 SEMARANG
Line

Ratusan Potong Pakaian Dicuri

SEMARANG TENGAH - Kios pakaian di sebuah los Pasar Johar Selatan milik Hj Sumarmi (58), warga Rejosari VIII, Rejosari, Semarang Timur, dibobol pencuri. Ratusan pakaian anak-anak, mukena, gamis, dan brokat, raib. Korban menderita kerugian lebih dari Rp 10 juta.

Sumarmi menjelaskan, peristiwa itu terjadi ketika dia sedang melayani seorang pembeli, Minggu (30/1) sore. Saat itu, si pembeli meminta dicarikan sebuah pakaian. Dia pun teringat, model pakaian yang dimaksud disimpan dalam bak pakaian di bawah meja dasaran.

Ketika pintu bak dibuka, ternyata situasi di dalam bak lengang. Seingat dia, bak diisi ratusan pakaian hingga memenuhi bak. Bak pakaian itu, baru dibuka Minggu sore.

Ketika diperiksa, kata dia, ternyata lebih dari 100 stel pakaian anak-anak, 100 buah mukena, 10 stel pakaian muslim, dan 10 potong brokat, hilang.

Kasus itu dilaporkan ke aparat Polsek Semarang Tengah.

Dia heran, meski ratusan pakaian dari dalam bak hilang, tidak ada tanda-tanda kerusakan pada gembok maupun daun pintunya. Kondisi daun pintu masih mulus, tak ada bekas congkelan, dan pada gembok tak ada tanda-tanda pukulan.

Dia menduga, pelaku membuka pintu bak penyimpanan pakaian dengan cara membandrek gembok. Diperkirakan, pelaku berjumlah lebih dari satu orang, dan mengetahui suasana lokasi.

Meski dia memiliki empat karyawan, dia merasa yakin pencurinya orang lain. Sebab, dua karyawannya selama itu tidur bersama di rumahnya; sedangkan dua karyawan lainnya tidak berada di kios, saat usai jualan.

"Padahal kuncinya selalu saya bawa pulang ke rumah," kata wanita yang mengaku sudah berjualan lebih dari 40 tahun di Pasar Johar itu.

Dia menuturkan, aparat Unit Reskrim Polsek Semarang Tengah sudah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Namun hingga kini, belum ada kabar mengenai orang-orang yang diperiksa untuk mengungkap kasus itu.

Lebih kurang tujuh tahun silam, lanjut Sumarmi, pernah pula terjadi peristiwa yang sama. Pelakunya, karyawannya sendiri asal Sumatera. Setelah mencuri pakaian, karyawan itu pulang ke Sumatera. Pelaku menjalankan aksinya dengan menggunakan kunci duplikat.(G5-64a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA