logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 SEMARANG
Line

Ciptakan Atmosfer Baru

BERDIRINYA American Corner (AC) di Institut Agama Islam (IAIN) Walisongo Semarang menumbuhkan harapan baru bagi perguruan tinggi (PT) yang bernapaskan Islam itu. Rektor IAIN Walisongo Prof Dr Abdul Djamil MA berharap wadah itu bisa menjadi inspirasi baru bagi civitas academica kampus tersebut.

Lewat AC itu, tersedia berbagai kemudahan akses tentang politik, ekonomi, hukum, budaya, teknologi, dan perkembangan aktual lain di Negeri Paman Sam. Khalayak Indonesia, khususnya kalangan intelektual kampus IAIN Walisongo, bisa memanfaatkannya.

Dia berharap muncul atmosfer baru bagi kaum intelektual kampus itu dan Kota Semarang untuk meningkatkan ilmu pengetahuan. Menimba ilmu, kemudian bisa mengembangkan lebih lanjut secara ilmiah.

"Negara Barat telah begitu paham khasanah dunia Timur, tapi orang Timur sampai sekarang tak mengenal negara Barat. Adanya American Corner di kampus IAIN Walisongo semoga memberi dampak positif bagi kami untuk mencoba berbenah dan meningkatkan ilmu pengetahuan," ujar dia di Perpustakaan IAIN Walisongo, baru-baru ini.

American Corner itu berisi ribuan buku, LCD, jurnal ilmiah, CD room, majalah, dan kemudahan akses lain. Wadah yang merupakan hasil kerja sama Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) dan IAIN itu tak hanya sebagai tempat mencari pustaka atau semacam pusat studi bagi mahasiswa dan dosen, tapi bisa lebih dari itu.

Namun semua literatur AS itu menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Tak ayal, mahasiswa pun mengeluhkan hal itu. Bagi Abdul Djamil, hal itu justru ada sisi positifnya bagi mahasiswa karena ada semacam tuntutan untuk belajar bahasa Inggris.

"Bangsa Barat sudah mengibarkan orientasi mengenalkan budayanya kepada masyarakat Timur, tapi orang-orang Timur memahami bahasa mereka pun belum begitu banyak.

Adanya American Corner justru menuntut kita untuk mengerti dan mampu berbuat seperti mereka ke depan," sebutnya.

Sebuah perubahan memang menciptakan suasana baru, suasana yang berbeda dari kebiasaan.

Namun apabila terus dikembangkan, sesuatu yang dianggap tak mungkin suatu saat pasti akan terkabul. (Widodo Prasetyo-64n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA