| Selasa, 01 Februari 2005 | KEDU & DIY |
Dor... dor...Arena Sabung Ayam DigerebekSLEMAN- Kepolisian Sektor Mlati, Sleman, Sabtu malam lalu (30/1) menggerebek arena sabung ayam di kawasan Desa Jombor, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Menurut Kapolsek Mlati, AKP Bambang Wardhani SH, penggerebekan berawal dari peran aktif masyarakat yang melaporkan adanya praktik perjudian di arena adu ayam tersebut. Selain menangkap tiga orang tersangka pelaku, polisi juga menyita empat ekor ayam aduan, jam dinding, dan kelengkapan lainnya. (P58-76s) Penjambret Dihakimi Massa YOGYAKARTA-Pengunjung pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, hari Sabtu siang lalu (29/1) dikejutkan oleh suara teriakan Ny Sita (34). Pasalnya, anak perempuannya menangis setelah kalung di lehernya dijambret seseorang. Teriakannya mengundang reaksi para pengunjung pasar. Diduga karena ketakutan seseorang yang diduga tersangka pelaku berupaya melarikan diri. Setelah dikepung massa, tersangka yang kemudian diketahui bernama Juwahir (24) bisa ditangkap. Setelah digeledah dari saku celana tersangka ditemukan seuntai kalung emas. Mengetahui hal itu massa tak bisa menahan marah. Sejumlah orang langsung memberi bogem mentah kepada pelaku hingga babak belur. Amarah massa bisa dilerai anggota Polsektabes Gondomanan Aipda Sagi dan Briptu Sumarno yang cepat datang ke lokasi kejadian. Kapolsektabes Gondomanan AKP Irfan Sumena yang dihubungi pada Minggu kemarin menjelaskan, setelah diobati tersangka dibawa ke Mapolsektabes. Selain wajah yang babak belur, dua gigi depan tersangka patah. Kapoltabes Yogyakarta Kombes Drs Condro Kirono menyambut baik mulai terbangunnya rasa kebersamaan untuk menangkap orang yang diduga telah berbuat jahat. Namun, dia agak menyayangkan sikap massa yang masih suka main hakim sendiri. (P58-76e) |