logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 KEDU & DIY
Line

TKI Raminah Dilaporkan Hilang

WONOSOBO- Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Gondang, Kecamatan Watumalang, Wonosobo, Raminah (35) yang sejak April 2002 berangkat ke Malaysia sebagai pramuwisma, oleh suaminya -Nadhir (36)- dilaporkan sebagai orang hilang ke Polsek Watumalang.

Nadhir menyebut, sejak meninggalkan tanah air sampai akhir Januari 2005, istrinya sama sekali belum pernah berkomunikasi secara langsung dengan pihak keluarga. Ikhwal raibnya sang istri, kata Nadhir yang didampingi Muhtarom (kerabat) kepada Suara Merdeka, Raminah berangkat ke Malaysia melalui PJTKI PT Assana Cita Mitra Bangsa Wonosobo.

Selang sembilan bulan kemudian, Nadhir menerima sepucuk surat dari Malaysia, dengan pengirim atas nama Raminah. Namun tulisan dalam surat tersebut diyakini bukan tulisan tangan Raminah. Isi surat adalah minta dikirimi nomor rekening untuk transfer uang dari Malaysia.

Meski surat itu diyakini bukan tulisan tangan istrinya, beberapa saat kemudian dia mendapat kiriman uang Rp 2 juta lebih, lewat nomor rekening yang pernah dikirimkan ke Malaysia. Tetapi dia tidak bisa melacak pengirim uang tersebut.

Menurutnya, karena istrinya tidak pernah berkomunikasi maka dirinya menanyakan hal itu ke PJTKI yang memberangkatkan. Karena itu, berulang-ulang pihaknya minta informasi tentang keberadaan istrinya. Setelah didesak terus-menerus, Nadhir mendapat keterangan dari perusahaan PJTKI bahwa Raminah telah pulang ke Indonesia sejak 1 Januari 2004.

Berkait dengan keterangan kepulangan istrinya ke tanah air, lagi-lagi Nadhir merasa tidak yakin. Dalam hal ini, Nadhir kurang yakin terhadap surat keterangan (Kantor Imigrasi Kuala Lumpur Malaysia). Karena dalam surat keterangan kembali ke Indonesia itu, kolom yang harus diisi kosong, tanpa nama ataupun tanda tangan. Nadhir berkeyakinan bahwa istrinya sampai sekarang belum pulang ke tanah air.

Sehubungan dengan itu, Nadhir mengaku sudah melapor ke Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Wonosobo. Karena belum juga menemukan kepastian keberadaan istrinya, dia melaporkan hal itu ke polisi terdekat.

Direktur PT Asana Cita Mitra Bangsa Wonosobo, Eko Sumarah yang dihubungi di kantornya di Jalan A Yani, tidak berada di tempat, karena sedang ke Jakarta. Demikian pula Kepala Disnakertrans Drs Agus Suryatin MT, Sabtu lalu juga belum bisa dihubungi.

Ketua Komisi E DPRD Wonosobo Ir Sarwanto Priadhy yang ditemui Senin siang kemarin mengatakan, perusahaan pengerah jasa tenaga kerja Indonesia yang memberangkatkan TKI Raminah dan Disnakertrans supaya bersedia membantu mencarikan informasi keberadaan TKI tersebut. (P55-76s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA