logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 KEDU & DIY
Line

Angka Putus Sekolah Masih Tinggi

KEBUMEN- Meskipun bidang pendidikan merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Kebumen, angka putus sekolah di daerah tersebut masih cukup tinggi dan umumnya karena faktor ekonomi.

Ymt Kepala Bappeda M Dulcholik SSos kemarin mengungkapkan, kondisi tersebut sangat terkait dengan alasan ekonomi orang tua murid, terutama akibat dampak krisis yang belum pulih benar serta jumlah penduduk yang tidak mampu.

Dia menuturkan, pada tingkat SD angka putus sekolah tiga tahun (2001-2003) mengalami fluktuatif. Pada 2001 ada 407 siswa, tahun 2002 menurun menjadi 325 siswa, namun tahun 2003 berikutnya meningkat menjadi 375 siswa.

Untuk angka putus sekolah SMP, pada 2001 ada 362 siswa, 2002 naik menjadi 467 siswa, dan 2003 berikutnya naik lagi menjadi 604 siswa. Untuk SMA, angka putus sekolah pada 2001 ada 426 siswa, tahun 2002 menurun menjadi 339 siswa, dan tahun 2003 menurun lagi menjadi 290 siswa.

Dia mengakui, untuk angka partisipasi kasar (APK) khusus SMA pada 2002 lalu realisasinya di bawah target 0,6%. Namun mulai 2003, realisasi pencapaian hasil telah melampui target. Untuk tingkat SD dan SMP, realisasinya setiap tahun melampaui terget.

Beasiswa

Menurutnya, peningkatan angka APK yang cukup signifikan untuk SMP dan SMA tidak terlepas dari usaha Pemkab mendirikan empat unit sekolah baru (USB). Yaitu SMPN 2 Sruweng, SMAN Buluspesantren, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kecil Ambal serta SMK (Kelautan) Puring).

Dulcholik didampingi Kabidsosbud Ir Puji Rahayu mengatakan, guna menanggulangi angka putus sekolah, Pemkab telah berupaya melalui program beasiswa, sosialisasi wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun, dan penuntasan wajib belajar 9 tahun.

Dia menuturkan, selama 2004 sebanyak 75.175 siswa SD, SMP, dan SMA dari keluarga miskin atau kurang mampu di Kebumen telah menerima Bantuan Khusus Murid (BKM) dari Pusat Rp 18.838.000. Dana tersebut dibagikan kepada siswa tiap bulan besarnya bervariasi. (B3-76s)

Tabel Indikator Makro Pendidikan Kabupaten Kebumen

  APM (%) APK (5) Putus Sekolah (5)
  SD SMP SMA SD SMP SMA SD SMP SMA
2002: 93,72 58,00 33,25 110,15 84,61 44,90 0,23 0,54 1,11
2003: 94,54 61,36 37,11 111,93 86,68 46,43 0,19 0,9 0,87
2004: 94,01 63,93 38,11 112,11 89,54 55,74 0,22 0,88 0,73
Sumber: Dinas P dan K Kebumen
Keterangan:
APM: Angka Partisipasi Murni
APK: Angka Partisipasi Kasar

Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA