logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 INTERNASIONAL
Line

130 Ribu Yahudi Protes Rencana Gaza

JERUSALEM - Lebih dari 100 ribu pemukim Yahudi dan para pendukungnya, Senin kemarin, menggelar aksi protes di luar gedung parlemen Israel, Knesset. Mereka memprotes rencana penarikan diri Israel dari Jalur Gaza dan sebagian Tepi Barat.

Para pengunjuk rasa menuding Perdana Menteri (PM) Israel Ariel Sharon tidak punya mandat untuk membubarkan pemukiman-pemukiman Yahudi. Menurut mereka, Sharon harus mengadakan referendum nasional untuk memutuskan soal itu.

Para pendemo bertekad pergi ke Gaza guna mencoba menghalang-halangi pembongkaran permukiman Yahudi di wilayah itu, yang direncanakan dalam waktu dekat ini. Aksi demo itu merupakan salah satu aksi terbesar dalam sejarah Jerusalem, kata kantor berita AP, kemarin.

''Ariel Sharon, Anda tidak punya mandat untuk mengusir orang Yahudi,'' teriak Effie Eitam, seorang anggota parlemen di hadapan sekitar 130 ribu pengunjuk rasa.

Aksi protes massal itu terjadi di tengah persiapan Israel untuk menyerahkan kendali keamanan beberapa kota di Tepi Barat kepada Palestina.

''Transfer pengendalian beberapa kota di Tepi Barat akan dilakukan dalam beberapa hari ini. Kami sekarang sedang mempersiapkan rincian pelaksanaan, termasuk kota mana yang akan dipilih dan waktu paling tepat untuk pelaksanaan transfer ini kepada mereka,'' kata Menteri Pertahanan Israel Shaul Mofaz kepada wartawan di Tel Aviv.

Keputusan Israel yang cukup mengejutkan itu terjadi setelah pertemuan Mofaz dengan Kepala Keamanan Palestina Mohammed Dahlan, Sabtu malam lalu. Dalam pembicaraan selama hampir lima jam itu, kedua pihak membahas rencana penarikan diri Israel dari Jalur Gaza, yang rencananya dilaksanakan Maret mendatang.(dtc-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA