logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 BANYUMAS
Line

Mendesak, Penertiban Lalu Lintas di Kroya

CILACAP - Kondisi arus lalu lintas di jalan-jalan utama di Kecamatan Kroya mendesak ditertibkan. Hal itu perlu segera dibenahi mengingat tingkat kesemwarutan tersebut semakin menyulitkan pengguna jalan.

''Bukannya membaik, lalu lintas semakin hari justru semakin semrawut. Demikian kondisi di sejumlah jalur utama kota Kroya,'' kata Ketua Komisi C (Bidang Pembangunan), Muslikhin kepada Suara Merdeka kemarin.

Menurut dia, pada jam-jam sibuk arus lalu lintas di jalan-jalan utama Kroya, seperti Jl Jend A Yani dan Jl Jend Gatot Subroto, sangat padat. ''Bahkan kerap muncul kemacetan dari pintu perlintasan KA sampai utara kantor Pegadaian Kroya. Ini sangat memprihatinkan,'' lanjutnya.

Selain merugikan masyarakat pengguna jalan, semrawutnya jalur-jalur tersebut juga dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Ketika ditanya soal alternatif memecahkan masalah tersebut, dia mengatakan, alternatif utama adalah mengaktifkan kembali Terminal Karangmangu di Desa Karangmangu Kecamatan Kroya. ''Saya yakin, jika terminal tersebut berfungsi maksimal, kesemrawutan di jalan-jalan utama akan sangat berkurang,'' ujarnya.

Menurutnya, salah satu penyebab utama kemacetan itu adalah kerapnya mobil-mobil angkutan menurunkan/menunggu penumpang di sisi jalan-jalan tersebut. ''Dengan kata lain, kita harus menghindari munculnya terminal bayangan. Bila terminal bayangan hilang, saya yakin arus lalu lintas akan lancar,'' tegasnya.

Dari pantauan Suara Merdeka angkutan dalam kota/antarkota menurunkan/menaikan penumpang di tempat terlarang, seperti di utara Kantor Pegadaian dan perempatan Air Mancur.

Angkutan-angkutan tersebut bahkan kerap mangkal, sehingga memunculkan terminal bayangan.

Sejumlah pihak berpendapat, munculnya terminal bayangan itu akibat kurang strategisnya letak Terminal Karangmangu. Terminal itu terlalu jauh dari pusat kota.

Akibatnya, awak angkutan dan penumpang memilih tidak masuk ke terminal untuk mencari angkutan dan justru mencegat di jalur utama. (G21e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA