logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 BANYUMAS
Line

Dua Terseret Ombak, Satu Tewas

CILACAP- Wilayah perairan Cilacap, Sabtu (29/1) lalu menelan korban jiwa. Dua orang pelancong yang mengunjungi Pantai Kemiren, Kelurahan Tegalkamulyan, Cilacap Selatan, terseret ombak. Satu berhasil menyelamatkan diri, sementara seorang lainnya tewas.

Korban tewas Rudi Wahono (15), warga Desa Puspadana, Kecamatan Kembaran, Banyumas. Meski tenggelam pada Sabtu pukul 17.40, mayat Rudi baru ditemukan Minggu sore di Pantai Lengkong, Kelurahan Mertasinga, Cilacap Selatan.

Dari informasi yang dikumpulkan Suara Merdeka diketahui, sesaat sebelum musibah terjadi, korban bersama seorang kawannya, Widianto (24), bermain di pantai tersebut.

Tanpa disangka, air laut yang sebelumnya tenang tiba-tiba berombak. Korban dan rekannya yang tidak siap akan datangnya ombak besar tersebut kemudian terseret.

Beberapa saat setelah terseret, keduanya berusaha menyelamatkan diri dari gulungan ombak. Widianto berhasil menyelamatkan diri, sementara Rudi yang kurang beruntung terus terseret dan hilang.

Orang-orang yang melihat kejadian itu segera melakukan pencarian terhadap Rudi. Petugas SAR Wijayakusuma yang dikontak segera melakukan pencarian. Namun pencarian pada Sabtu sore tersebut gagal.

Jangan Gegabah

Pencarian dilanjutkan esok hari. Baru pada Minggu sore tubuh lelaki malang itu ditemukan sudah dalam keadaan meninggal.

''Tak lama setelah ditemukan, mayat korban segera dipulangkan ke rumahnya di Banyumas,'' kata Ketua Tim SAR Wijayakusuma, Atas Munandar.

Menurut Atas yang juga ketua HNSI Cilacap, dipastikan kecelakaan laut itu terjadi karena korban bersama rekannya tidak kenal dengan medan laut Cilacap. ''Ini karena mereka berasal dari luar Cilacap, jadi tidak tahu,'' tuturnya.

Atas mengakui, memang ada pantai-pantai di Cilacap yang kerap dilalui ombak besar, termasuk Pantai Kemiren.

Meski kelihatannya tenang, gelombang besar bisa datang tiba-tiba dan menyeret benda/manusia yang ada.

''Karena itu, saya imbau semua untuk berhati-hati saat bermain di perairan Cilacap. Jangan gegabah main di air jika tidak benar-benar mengetahui medannya,'' pesannya.

Dari data diketahui, Rudi adalah korban keenam yang tewas di perairan Cilacap selama Januari. Sementara total korban tewas di perairan Cilacap untuk tahun 2004 mencapai 71 orang. (G21-20s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA