logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 01 Februari 2005 BANYUMAS
Line

Polres Adakan Operasi Subuh

  • Antisipasi Perampokan

PURBALINGGA- Kasus perampokan yang terjadi tiga kali hanya dalam tempo dua minggu di wilayah Polres Purbalingga, membuat Kapolres AKBP Drs Raja Haryono SH geregetan. Dia lalu memerintahkan anggota untuk mengadakan operasi subuh. Operasi itu dilakukan oleh tiga tim yang merupakan gabungan beberapa polsek.

Tim I adalah gabungan Polsek Bukateja, Kemangkon, Kaligondang, dan Kota. Tim II Polsek Kalimanah, Kutasari, dan Bojongsari. Tim III Polsek Bobotsari, Mrebet, Karanganyar, dan Karangreja. Personel dari polsek-polsek lain dan Polres menjadi back-up pasukan.

''Seluruh tim melakukan operasi mulai pukul 00.30 hingga 03.30. Mereka ada yang melakukan razia kendaraan di satu tempat, ada pula yang patroli keliling ke wilayah yang diperkirakan rawan terjadi tindak kejahatan, khususnya pencurian dengan kekerasan atau perampokan,'' kata Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Katmunanto.

Personel yang terlibat dalam operasi itu terdiri atas anggota polsek, unit reserse, intel, samapta, dan satlantas. Sebagian di antara mereka membawa senjata api. Sasarannya adalah kendaraan-kendaraan yang dicurigai berkaitan dengan perampokan, sekaligus mencari tersangka kasus bom, Dr Azahari dan Noordin Noortop.

''Setiap tim dipimpin oleh perwira. Meski kita sudah melakukan operasi ini sejak beberapa hari lalu, sampai sekarang belum mendapat hasil memuaskan. Kendati demikian, operasi subuh terus kita gelar sambil melihat perkembangan situasi kerawanan di Purbalingga,'' ungkap Kapolres.

Titik Temu

Dia mengatakan, dalam setiap operasi masing-masing tim terus mengadakan koordinasi. Mereka juga saling memberikan informasi, sedangkan anggota tim yang berpatroli biasanya menerapkan sistem patroli titik temu. Artinya, tim I yang patroli akan bertemu dengan tim II atau tim III yang patroli di satu titik yang sudah disepakati.

Berkaitan dengan hal itu, Kapolres meminta masyarakat untuk secepatnya memberikan informasi kepada polisi terdekat jika melihat kendaraan atau orang yang mencurigkan. Untuk kemudahan, masyarakat bisa melaporkannya ke Polres Purbalingga melalui telepon 891110. ''Informasi itu sangat kami butuhkan dalam upaya membekuk para pelaku tindak kejahatan,'' tandasnya.

Seperti diberitakan, kawanan perampok yang berjumlah 6-7 orang menyatroni tiga rumah di Purbalingga hanya dalam waktu kurang dari dua minggu. Kerugian akibat perampokan tersebut mencapai ratusan juta rupiah. Meski demikian, hingga kini polisi masih belum berhasil mengungkapnya.

Perampokan pertama terjadi di rumah Warsito (60), warga Desa Selakambang, Kecamatan Kaligondang, Rabu (12/1). Kawanan perampok membawa kabur mobil Mitsubishi T 120 SS, sejumlah barang elektronik, dan perhiasan sehingga korban mengalami kerugian Rp 64,3 juta. Mobil ditemukan di kompleks Bendung Gerak Serayu, Banyumas.

Perampokan kedua terjadi Selasa (18/1) di rumah pedagang emas, H Wiryo Miharjo (58), di Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja. (F10-20s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA