| Selasa, 01 Februari 2005 | BANYUMAS |
Makan Jamur Wulan, Satu Keluarga KeracunanBANYUMAS- Empat orang warga Desa Banjarsari Wetan RT 3 RW 4 , Kecamatan Sumbang, Banyumas terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Wijaya Kusuma (DKT) Purwokerto, karena mengalami keracunan. Mereka keracunan setelah makan jamur wulan yang dimasak. Peristiwa itu terjadi Minggu (30/1) siang lalu sekitar pukul 13.00. Mereka dilarikan ke rumah sakit menjelang shalat magrib karena kondisinya mengkhawatirkan. Korban keracunan itu berasal dari satu keluarga. Mereka adalah Yuni Nurhadi (35), Yuli Purwanti (33), Septiani (18), dan Marsin Haryono (29). Sampai kemarin, keempat orang tersebut masih berbaring lemas di ruang Flamboyan DKT. Hanya Yuni dan Marsin yang kondisinya mulai membaik. Oleh tim dokter, mereka disarankan pulang petang kemarin. Adapun dua orang lagi masih menunggu kondisinya membaik. Kepada Suara Merdeka yang menemui di rumah sakit, Yuli mengatakan, yang memasak jamur wulan tersebut adalah dirinya. Jamur itu diambil dari belakang rumah. Saat mengambil dia tidak curiga kalau jamur itu mengandung racun. Sebab, hal seperti itu sudah biasa dilakukan. ''Jamur itu saya masak campur tempe. Saya tidak menyangka kalau itu ada racunnya. Sebab, saya sudah biasa memasak. Memang yang paling banyak makan saya,'' ujar Yuli terbata-bata karena masih menahan mual. Mual dan Pusing Menurut Sukarni (55), orang tua korban, ketiga anaknya dan seorang menantunya, Marsin (suami Septiani-Red) mulai merasakan sakit perut sekitar pukul 15.00, dua jam setelah makan. Yang pertama mengalami pusing, mual, dan lemah adalah Yuli. Sebab, korban paling banyak makan jamur. Selang beberapa menit kemudian disusul Yuni, Septiani, dan Marsin. Hingga akhirnya mereka tidak tahan lagi menahan sakit. Kejadian tersebut juga sempat mengegerkan para tetangganya. Mereka menolong korban namun tidak berhasil, kemudian korban dibawa ke rumah sakit. ''Karena kondisinya lemah, terpaksa kita bawa ke rumah sakit. Waktu Yuli terkena pertama kali, adiknya (Septiani-Red) sempat menolong. Beberapa menit kemudian dia juga mengeluh sama. Saya tidak kena karena saat kejadian sedang ada acara di luar,'' ujar Sukarni.(G22-92s) |