| Senin, 31 Januari 2005 | RAGAM |
Spim Hama Baru InternetKINI tidak hanya junk mail yang dapat membebani PC, melainkan juga berita iklan pada Instant Messenger yang menjengkelkan. Sehingga sebuah ''hama'' baru sedang mengancam pengguna Internet dunia. Para pengirim spam mulai terdesak oleh tekanan dari sistem undang-undang antispam yang telah dibuat dan dijalankan. Namun, kini spammer telah menemukan pengiriman baru untuk berita-berita mereka, yakni melalui Instant Messenger. Berita-berita ini mereka namakan ''Spim''. Sejak tahun 2003, 400 juta lebih berita dapat terkirim kepada pengguna PC melalui ICQ (International Comet Quarterly), Yahoo Messenger, dan program Instant Messenger lainnya. Namun, satu dari sepuluh berita tersebut ternyata merupakan Spim. Walaupun masih terbilang kecil, tetapi semua itu hanya permulaan saja, karena peneliti pasar Amerika Radicati Group (www.radicati.com) meramalkan dalam tahun ini jumlah spim akan tiga kali lebih banyak dari sebelumnya. Tidak Sekejam Spam Dibandingkan dengan spam, spim sifatnya lebih lunak. Mereka memang muncul secara tiba-tiba. Tetapi kebanyakan pesan yang dikirim tidak membahayakan. Biasanya hanya berupa satu baris kata yang menyarankan kunjungan pada sebuah website. Akan tetapi bukan berarti kehadiran semua spim bisa diterima begitu saja. Mungkin Anda pernah menemukan sebuah flash game ''Osama Found'' yang tersebar lewat AOL (America Online) messenger. Jika game ini dibuka, secara otomatis akan mengirimkan data PC Anda ke dalam daftar Buddy. Mereka mengetahui alamat-alamat pengguna Instant Messenger (IM), karena setiap pengiriman selalu membawa sebuah ''address scraper'', yang dapat mengevaluasi website, newsgroup, dan chat. Untuk mengirimkan beritanya kepada pengguna, spimmer memanfaatkan kelemahan pada setiap messenger. Bahkan mereka terkadang menggunakan trik yang curang. Dalam sebuah bots yang kecil mereka mengaku sebagai chatter di chat rooms dan mempersilahkan pengguna lainnya untuk menerima mereka ke dalam buddy list. Sekali dimasukkan, bots akan mengambil identitas pengguna-pengguna messenger dan mengirimkan berita atas nama mereka. Bukan tidak mungkin dalam perkembangan berikutnya spim merupakan media pengganti yang digunakan spammer untuk mengirimkan iklan-iklannya, sehingga sangat mengganggu kenyamanan peselancar Internet. Satu-satunya cara untuk mencegahnya yakni menolak undangan chatter asing. Cara ini lebih aman, walaupun dapat membatasi kegembiraan Anda dalam menggunakan program Instant Messenger.(Dian Tri Setyawati, S.Kom/Universitas AKI Semarang-35) |