| Senin, 31 Januari 2005 | OLAHRAGA |
Lima Pemain Asing Boleh Main SemuaJAKARTA-PSSI akhirnya memutuskan memperbolehkan anggota tim di Divisi Utama untuk memainkan lima pemain asing yang dimiliki pada musim kompetisi 2005. Berbeda dengan Divisi I, dari empat pemain asing yang dikontrak setiap tim, maksimal hanya tiga yang boleh dimainkan. Demikian hasil pertemuan antara pengurus harian PSSI dengan seluruh tim yang akan berlaga di musim kompetisi 2005, baik untuk Divisi Utama, Divisi I, dan Divisi II. Pertemuan berlangsung Minggu (30/1) kemarin di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat. Pertemuan ini sekaligus dimaksudkan sebagai arena sosialisasi dari diberlakukannya berbagai hal baru berkaitan dengan pergelaran kompetisi Liga Indonesia 2005. Mulai tahun ini PSSI juga menggelar Piala Indonesia yang akan diikuti 64 tim, dengan rincian 28 kesebelasan Divisi Utama, 30 klub Divisi I, dan 6 tim yang lolos dari kualifikasi Divisi II. Menurut rencana, kompetisi Divisi Utama akan digelar mulai 5 Maret hingga 15 Agustus, sementara untuk Divisi I digelar 19 Maret-30 Juli. Kompetisi Divisi II dilaksanakan awal Maret hingga akhir Juni. Piala Indonesia diharapkan sudah bisa digelar selambat-lambatnya dua bulan setelah dimulainya kompetisi Divisi Utama. Berkaitan dengan Piala Indonesia ini, enam kesebelasan yang lolos dari Divisi II tidak berdasarkan hasil dari kompetisi reguler yang digelar Maret hingga Juni. Kesulitan Sebagaimana diumumkan Sekjen PSSI Nugraha Besoes, kebijakan menyangkut dipebolehkannya setiap tim memainkan lima pemain asing yang dimilikinya di Divisi Utama berkaitan dengan kesulitan yang dialami dalam merekrut pemain lokal potensial. Karena itu, mereka meminta agar dapat memaksimalkan lima pemain asing yang dikontraknya dalam setiap pertandingan. Pada musim kompetisi sebelumnya, dari lima pemain asing yang maksimal dimiliki, hanya empat pemain yang bisa dimainkan. Untuk Divisi I, tidak ada perubahan kebijakan. Dari empat pemain yang dikontrak, memang hanya tiga yang boleh dimainkan. Mengenai jumlah peserta, Divisi Utama diikuti 28 tim, sementara untuk Divisi I 30 tim, dan Divisi II tingkat nasional 24 kesebelasan. Seperti pernah diberitakan sebelumnya, Kompetisi Divisi Utama kembali akan digelar dengan format dua wilayah. Namun demikian, PSSI masih belum menetapkan tim-tim yang bergabung di masing-masing wilayah. ''Pembagian tim pada dua wilayah ini kemungkinan baru akan diketahui setelah manager meeting yang akan kita adakan 12 Februari nanti,'' kata Nugraha. Belum ditetapkannya pembagian tim untuk Divisi Utama ini tampaknya berkaitan dengan adanya permintaan dari delapan klub asal Jatim, termasuk yang memperoleh promosi secara ''gratis'' atau saved by the bell karena lolos sebagai tim tambahan. Beberapa klub asal Jatim meminta untuk tidak digabungkan serentak di Wilayah Timur, terutama mereka yang memiliki kelompok suporter fanatik seperti Persebaya Surabaya dan Persela Lamongan. (wgm-22) |