| Senin, 31 Januari 2005 | OLAHRAGA |
Trianingsih Dikalahkan Ferry SubnafeuJAKARTA - Pelari putra Jauhari Johan dan pelari putri Ferry Subnafeu berhasil merebut gelar juara kelompok elit nasional pada lomba lari Gema Nusa 10 K yang dilepas secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Silang Monas Jakarta, Minggu, dan berlangsung dalam keadaan hujan. Lomba lari tersebut diselenggarakan oleh Gerakan Membangun Nurani Bangsa (Gema Nusa) bekerja sama dengan Polda Metro Jaya . Penyelenggara menyebutkan lomba diikuti oleh 39.000 peserta yang berasal dari berbagai kalangan dan dicatat dalam Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai lomba lari di Indonesia dengan jumlah peserta terbanyak. Hujan deras yang turun beberapa saat sebelum lomba dimulai, ternyata tidak menyurutkan semangat ribuan peserta untuk terus mengikuti kejuaraan yang berhadiah total Rp 235 juta itu. Pemrakarsa Gema Nusa KH Abdullah Gymnastiar, lebih dikenal dengan Aa Gym, yang juga turut mendampingi Presiden melepas para peserta lomba lari. Ia sesekali menyemangati mereka untuk pantang menyerah dan terus berlari meskipun hujan. Usai melepas para peserta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemudian ikut berlari didampingi KH Aa Gym dan sejumlah pejabat lainnya, yang kontan menarik perhatian para peserta lainnya. Jauhari Johan (Sumatera Selatan) mengatasi rintangan hujan deras dan jalanan licin di sepanjang Jl MH Thamrin dan Jl Jenderal Sudirman, untuk memimpin lomba itu sejak dari start hingga garis finish. Jauhari mulai melepaskan diri dari rombongan besar peserta lomba lari itu pada kilometer ketiga, bersama Agus Prayogo (Jateng), dan I Gusti Gede Karang Asem. Jauhari mencapai finish dengan catatan waktu 31 menit 18 detik, diikuti Gede Karang Asem di posisi kedua (31.26) dan Agus Prayogo (31.26). ''Saya senang bisa menjadi juara pada lomba kali ini, namun sayang karena hujan, lari saya jadi kurang maksimal,'' kata Jauhari yang beberapa waktu lalu juga menjuarai lomba lari 10 K di Palembang, medali emas PON XVI 5.000 dan 10.000 meter. Dengan kemenangannya itu, Jauhari Johan berhak atas hadiah uang Rp 15 juta yang diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Posisi kedua Gede Karang Asem mendapat Rp 10 juta dan posisi ketiga Agus Prayogo Rp 7,5 juta. Trianingsih Kedua Sementara itu, pada kelompok putri, Ferry Subnafeu mencapai finish di tempat pertama dengan catatan waktu 35,19 detik, menyisihkan Trianingsih yang berada di posisi kedua dengan catatan waktu 36,04 detik dan Olivia Sadi di posisi ketiga dengan waktu 36,10 detik. Seperti halnya Jauhari Johan, Ferry Subnafeu juga memimpin lomba itu sejak start dengan hanya mendapat tantangan dari Trianingsih, yang juga pernah beberapa kali menjuarai lomba-lomba lari 10 K, selain juga Olivia Sadi. Ini bukan gelar pertama bagi mahasiswa FKIP Universitas Kristen Artawacana Kupang itu pada lomba lari 10 kilometer, karena sebelumnya dia juga pernah menjuarai lomba lari Jakarta 10 K dua tahun lalu. Sebagai juara, Ferry mendapat hadiah uang Rp 15 juta yang diserahkan oleh Ibu Ani Yudhoyono, sedang posisi kedua Trianingsih mendapat Rp 10 juta dan posisi ketiga Olivia Sadi Rp 7,5 juta. Selain kelompok elit nasional, Gema Nusa 10 K yang berhadiah total Rp 235 juta itu juga melombakan kelompok pelajar dan mahasiswa, umum, pejabat negara, swasta, BUMN, dan LSM, kelompok Warga Negara Asing (WNA), dan kelompok TNI dan Polri. (ant-57) |