| Senin, 31 Januari 2005 | SEMARANG |
Dishub Diminta Bahas Pelat HitamMRANGGEN- Para sopir angkutan umum jurusan Pucanggading-Karangawen yang tergabung dalam Paguyuban Diengsari, menuntut kepada Dinas Perhubungan Demak segera membahas soal trayek dan merebaknya pelat hitam. Bila tidak, dikhawatirkan banyak pengusaha yang bangkrut dan pendapatan awak angkutan yang turun drastis. Ketua Paguyuban Diengsari, Yanto menyatakan permintaan awak angkutan umum Pucanggading-Karangawen tidak berlebihan. Sebab, akhir-akhir ini keberadaan angkutan umum yang melintasi rute Karangawen, Mranggen hingga ke Pucanggading berjumlah cukup banyak. Bahkan angkutan umum pelat hitam juga beraksi tanpa kendali. "Kami ingin Dinas Perhubungan agar mempunyai inisiatif untuk kembali menggelar pertemuan antarpengurus paguyuban. Tujuannya, menyegarkan kembali jumlah angkutan dalam suatu trayek agar tidak semrawut," kata Yanto ketika ditemui Suara Merdeka, Minggu (30/1) sore. Seperti diberitakan SM (28/1), sopir angkutan umum Pucanggading-Karangawen dan Gubuk-Penggaron mengeluhkan sepinya jumlah penumpang akhir-akhir ini. Mereka menilai hal itu disebabkan banyaknya pelat hitam yang digunakan untuk angkutan umum. Di samping itu juga akibat jumlah mobil peremajaan dinilai mengalami penambahan tanpa batasan. Dijanjikan Yanto menyebutkan, dirinya bersama pengurus lain pernah mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Demak, beberapa bulan lalu. Saat itu dia tidak mendapat tanggapan secara semestinya. Oleh seorang staf kantor dinas tersebut, dia dijanjikan akan dipanggil ke kantor dalam waktu dekat. "Namun sampai sekarang, lebih kurang dua bulan ini sama sekali tidak ada panggilan dari Dishub. Dulu petugas Dishub berjanji akan memanggil kami. Bahkan, kata petugas kami tidak boleh datang ke Dishub sebelum menerima panggilan," katanya. Padahal, ungkap Yanto, puluhan anggotanya yang terdiri atas para awak dan pengusaha angkutan umum sudah tidak sabar menunggu panggilan itu. Sebab, pendapatan mereka akhir-akhir ini mengalami penurunan sangat tajam. Kepala Dinas Perhubungan Demak Ir Musadad Syarief berjanji akan menertibkan mereka. Sebelumnya dia akan berkoordinasi dengan instansi terkait. (G5,H2-91s) |