| Senin, 31 Januari 2005 | KEDU & DIY |
Indahnya Kebersamaan Anggota KVCMINGGU (30/1) kemarin, agaknya hari istimewa bagi sekitar 100 anggota Kebumen Vespa Club (KVC). Mereka merayakan HUT-nya yang ke delapan dengan melakukan bakti sosial membagi sembako di Pantai Suwuk, Desa Tambakmulyo, Puring. Sebelumnya, sejak pukul 08.00 para penggemar motor Vespa mulai berdatangan di Alun-alun Kebumen. Bahkan kali ini datang pula penggemar Vespa dari daerah tetangga, misalnya Purworejo, Gombong serta Kroya, Cilacap. Sebelum berkonvoi, Ketua KVC Edy Sugiharto melapor ke Bupati Kebumen Dra Hj Rustriningsih MSi yang melepas kegiatan tersebut, bahwa hari itu KVC akan menyalurkan dua ton beras bantuan Bupati bagi warga kurang mampu di Pantai Suwuk. Pihaknya juga membagikan mi dan minyak goreng. Sebagai bentuk kepedulian kepada alam, KVC juga menanam 50 pohon kelapa di kawasan pesisir Desa Tambakmulyo. Kegiatan itu masih rangkaian Hari Jadi Ke-69 Kabupaten Kebumen. Bupati Rustriningsih didampingi suaminya, Ir H Sony Achmad, menyambut positif kegiatan tersebut. Dia berharap anggota KVC terus bertambah. Bupati berpesan kepada KVC tetap berkiprah lewat kegiatan sosial dan touring serta bisa memperkenalkan objek-objek wisata daerah Kebumen. Hanya, sesaat sebelum melepas keberangkatan tur bersama KVC itu, Bupati sempat didaulat agar ikut mencoba rasanya naik Vespa. Ketua Panitia Agus Bodrex pun lantas menyediakan Vespa endog birunya, guna dinaiki Pak Sony dan Bupati. Jadilah pagi itu Bupati membonceng Vespa dikendarai suaminya di seputar Alun-alun. Kebersamaan Ketua KVC Edy Sugiharto menuturkan, organisasinya berdiri sejak 1997. Kegiatan sosial biasanya saat ada anggota punya hajatan menikah atau supitan, pasti sejumlah anggota datang. Demikian halnya saat ada musibah. Bahkan sudah beberapa kali ada anggota KVC jadi pengantin, sejumlah anggota datang mengarak sang pengantin keliling kota dikawal konvoi Vespa. Salah satu penggiat KVC yang sering ikut tur sendiran ke luar kota adalah Edi Suparno (25) alias Edi Geol. Lelaki warga Keposan, Kebumen itu memodifikasi Vespanya dengan panjang empat meter. Edy Sugiharto membenarkan, salah satu tradisi yang menjadi perekat solidaritas sesama penggemar Vespa adalah kebersamaan, persaudaraan, dan tolong menolong. Demikian halnya saat ada Vespa rusak di jalan, meskipun tidak saling kenal, pasti anggota yang melihat akan segera menolong. ''Indahnya kebersamaan sesama anggota KVC, penuh solidaritas dan persaudaraan. Ini yang kami rasa layak dipertahankan,'' ungkap Edy.(Komper Wardopo-76s) |