SUARA MERDEKA
 
INDEKS BUDAYA Jumat, 28 Januari 2005

 

JAKARTA-Setelah dua tahun hanya menyiarkan acara musik MTV selama 24 jam penuh, kini Global TV mulai menayangkan acara-acaranya sendiri. Dengan membidik pangsa pemirsa muda, televisi yang berada satu grup dengan RCTI dan TPI ini mengandalkan acara-acara entertainment dengan moto "a one stop television", televisi dengan berjuta hiburan dan informasi atau millions of entertainment.

BOLEH jadi, di Indonesia tak ada film sehiruk-pikuk Titanic yang selalu diantre penonton dan ditonton lebih dari dua kali oleh penonton yang sama ketika diputar di sinepleks atau bioskop pada trimester awal 1998. Boleh jadi pula, tak ada film selain Titanic yang diputar hingga beberapa bulan dan ajaibnya, kursi-kursi di gedung teater pemutarnya selalu terisi. Raihan 11 Oscar dari 14 nominasi pada 1998 untuk film itu jadi sangat wajar.

 

SEMARANG-Tempat penyaluran bakat bermain musik sudah cukup banyak seperti di kafe yang menggelar musik live, festival, maupun lomba band. Namun, wadah untuk menyalurkan bakat dance masih jarang.

JAKARTA-Berdasarkan pengamatan atas segala kiprahnya dalam dunia seni dan budaya di Tanah Air, Ki Enthus Susmono menerima gelar Doctor Honouris Causa (Dr HC) dari The Institut of Business Management & Arts (IBMA) yang berafiliasi dengan The International University (TIU) Missouri, AS, baru-baru ini.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA