| Jumat, 28 Januari 2005 | SALA |
Rumah Ludes, Penghuni TerbakarNUSUKAN - Akibat tabung kompor minyak meledak, rumah Suyono (38) di Kampung RT 03 RW 09, Minapadi, Nusukan, Banjarsari, Solo, ludes terbakar. Bukan hanya rumah yang luluh lantak; kebakaran yang terjadi kemarin pukul 06.00 itu juga mengakibatkan pemilik rumah menderita luka bakar di sekujur tubuhnya. Menurut sejumlah saksi, pagi itu seperti biasa, Suyono memasak jajanan goreng di rumahnya. "Namun tiba-tiba terdengar suara ledakan yang keras, dan lalu muncul api yang berasal dari rumahnya," jelas Larto (38), tetangga korban. Meski tidak lama kebakaran itu diketahui penduduk, lanjut Larto, sebagian besar perabot dan bangunan ludes dilalap api. Diduga, nyala api yang membesar menjalar ke selang, dan kemudian mengenai tabung. Sebelum tabung meledak, Suyono dimungkinkan berusaha memadamkan api. Tapi tidak lama setelah itu, tabung kompor meledak hingga mengenai tubuh korban. Meski dalam kondisi luka di punggung, kaki, tangan, dan sebagian tubuh lainnya, Suyono dapat menyelamatkan diri, setelah gagal memadamkan api. Oleh sejumlah saksi, korban yang pekerjaan setiap harinya menjual gorengan keliling, langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Brayat Minulyo. Kebingungan Kobaran api yang begitu besar, dengan cepat membakar rumah Suyono yang terbuat dari kayu. Jaitun (35), istri korban yang melihat kejadian itu, kebingungan karena kobaran api menjalar ke seluruh ruangan. Saksi korban tersebut hanya dapat menyelamatkan sebagian harta bendanya. Akibat peristiwa itu, menurut korban, kerugian mencapai Rp 35 juta, karena sebagian besar perabotan ludes terbakar. Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta Surakarta, Aiptu Hari Subowo bersama anggotanya yang berada di lokasi kejadian mengatakan, kebakaran itu murni kecelakaan akibat kelalaian penghuni rumah ketika memasak jajanan. Meski tidak ada unsur kesengajaan, kebakaran itu, lanjut dia, tetap diselidiki. Sejumlah barang bukti, seperti tabung kompor minyak, sekaligus kompornya yang diduga menjadi penyebab kebakaran diamankan. (G11-17a) |