logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Januari 2005 SALA
Line

PT Djarum Sumbang 2.500 Bibit

KOTA - Penghijauan massal "Solo Ijo Royo-royo II" yang akan digelar Pemkot Surakarta bersama Suara Merdeka, mendapat dukungan dari PT Djarum Kudus. Senior Manajer EHS PT Djarum, Djoko Herryanto mengatakan, pihaknya menyumbang 2.500 bibit mangga gadung dan mangga manalagi yang akan dikirim akhir pekan depan.

"Kami juga sedang menggarap penghijauan massal di kawasan Muria; juga bersama Suara Merdeka dan pencinta lingkungan hidup di kawasan tersebut. Kami memiliki komitmen untuk membantu program penghijauan kota," kata dia, kemarin.

Dikatakannya, jika tidak dilakukan mulai sekarang, kondisi lingkungan sudah makin mengkhawatirkan. Penataan kota selama ini, memang kurang memberikan tempat bagi pengembangan lingkungan yang hijau dan teduh. Padahal, kondisi hijau dan teduh itulah yang membuat seluruh warga kota menjadi sehat.

Agak Kurang

Pada program "Solo Ijo Royo-royo I" dulu, berhasil ditanam 15.000 bibit pohon, baik pohon turus jalan maupun pohon produktif. Hasilnya, saat ini ada 70 persen pohon yang hidup dan terus dirawat oleh warga sekitar maupun Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surakarta.

"Untuk kali ini, dukungan bibit mungkin agak berkurang, karena kami maklum semua bantuan dikerahkan ke Aceh. Jadi, kami tidak terlalu berharap banyak. Meski begitu, paling tidak ada 6.000-8.000 bibit yang akan ditanam dalam program lanjutan itu," tutur Drs Triyanto MM, Kepala DKP.

Program tersebut memang akan dijadikan trade mark dalam setiap acara peringatan Hari Jadi Kota Solo yang jatuh pada 17 Februari. Selain itu, juga sekaligus bertepatan dengan HUT Suara Merdeka pada 11 Februari.

Rencananya, penanaman dilakukan secara serentak pada 13 Februari 2005; dipusatkan di Lapangan Kerten depan Lokananta, yang akan dijadikan taman kota.(an-17a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA