logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Januari 2005 PANTURA
Line

Harga Tanah Sekitar Jalan Lingkar Melonjak

HARGA tanah di sekitar jalan lingkar Bumiayu Brebes, mendadak naik menyusul adanya rencana pembangunan Terminal Bus pengganti terminal lama di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan. Menurut beberapa warga Bumiayu, harga tanah yang kini beredar berkisar antara Rp 200.000 - Rp 250.000 per meter persegi.

Camat Bumiayu Drs Hudiono kemarin membenarkan adanya kabar tentang kenaikan harga tanah di wilayahnya. Hal itu terkait erat dengan rencana pemindahan terminal bus di sekitar jalan lingkar Bumiayu. Menurut dia, beberapa pihak sudah memberikan penawaran kepada pemerintah atas sejumlah bidang tanah di Dukuh Blere, Desa Adisana dan Dukuh Talok, Desa Langkap, yang merupakan lokasi pilihan konsultan lokasi terminal bus.

Tawaran harga tanah yang diajukan relatif tinggi. Padahal, di Dukuh Blere sesuai dengan penjelasan Kepala Desa Adisana Mubari, harga tanah berdasarkan pasaran umum masih tergolong kecil. Satu bau berkisar antara Rp 200 juta dan satu hektare sekitar Rp 300 juta.

Bagaimana sikap pemerintah terhadap lonjakan harga tanah itu? Camat Bumiayu mengaku belum memperoleh kejelasan calon lokasi yang bakal dipilih Pemkab itu. Pihaknya tetap berharap masyarakat juga jangan memanfaatkan situasi atas rencana yang bakal dilakukan Pemkab.

"Saya tetap berharap kalau calon lokasi berada di wilayah kami, masyarakat memberikan penawaran yang wajar," paparnya.

Dalam pandangan dia, Terminal Bus Bumiayu yang lama berada di Desa Pagojengan terlalu jauh dari jangkauan warga. Jika pada akhirnya nanti Pemkab memutuskan lokasi baru berada di wilayahnya, memang yang paling tepat berada di sekitar jalan lingkar karena dekat perkotaan. Namun, semua terserah Pemkab untuk menentukan lokasi yang paling tepat. (Wahidin Soedja-74)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA