| Jumat, 28 Januari 2005 | SEMARANG |
Program Beasiswa ke BelandaSALATIGA - Netherlands Education Centre (NEC) memberikan kesempatan bagi PNS, pengajar, anggota LSM, dan wartawan untuk mendapatkan beasiswa pendidikan di Belanda, melalui program StuNed (Studeren in Nederland). Program beasiswa yang diberikan berupa master course dan short course, dengan pilihan program studi yang sesuai dengan sektor-sektor pembangunan. Kepala Departeman NEC, Monique Soesman mengatakan, mereka yang bisa mengikuti program beasiswa harus memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun di institusinya masing-masing. Mereka pun adalah lulusan S1 dan S2, dengan usia maksimal pria 40 tahun dan wanita 45 tahun. "Pada 2005, NEC menargetkan 200 beasiswa penuh kepada mereka yang berminat. Setelah kembali ke Indonesia, mereka dapat membantu memberikan kontribusi bagi pembangunan," jelas Monique sebelum memberikan penjelasan beasiswa di UKSW Salatiga, Kamis (27/1). Di Kota Salatiga, kata dia, sudah ada empat orang dari UKSW yang menjadi alumnus program StuNed dari NEC. Secara keseluruhan, di Indonesia ada 585 orang yang telah mengikuti program tersebut dari berbagai disiplin ilmu. Monique mengungkapkan, NEC merupakan lembaga nonprofit yang ditunjuk oleh Pemerintah Belanda mewakili lembaga pendidikan tinggi di negeri kincir angin itu untuk menjalankan beberapa program beasiswa. Informasi lengkap tentang program tersebut, dapat dilihat di website: www.nec.or.id. (H2-91a) |