logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Januari 2005 SEMARANG
Line

Sembilan YPAC Silaturahmi di Semarang

SEMARANG-Pengurus Yayasan Penyandang Anak Cacat (YPAC) Semarang akan punya ha jat. Sembilan perwakilan YPAC dari Indonesia atau wilayah timur bakal hadir di Semarang, Senin (31/1).

Silaturahmi itu dikomandani Ny Dimulyo. " Kami memang tambah sibuk karena akan menerima tamu sembilan perwakilan YPAC," katanya di sela-sela persiapan di Jl KH A Dahlan 4, kemarin.

"Untuk acara ini, lukisan kaca akan menjadi unggul Semarang," kata Ny Dimulyo, yang juga Wakil Ketua YPAC Semarang.

Menurutnya, lukisan yang terbuat dari pecahan kaca yang dikerjakan oleh anak-anak difabel (penyandang cacat) memang istimewa.

Karena itulah, dalam pertemuan pengurus YPAC Solo, Malang, Surabaya, Jember, Bali, Manado, Ternate, Makassar, dan Semarang, produk itu dijadikan unggulan. Lukisan tersebut karya anak-anak Unit Karya YPAC Semarang. "Tidak gampang membuatnya dan rasanya di YPAC lain belum ada," katanya.

Selain lukisan kaca, Unit Karya sebagai pelatihan untuk kemandirian penyandang cacat juga menghasilkan bordir, sulaman, rajutan, jahitan, keset, dan telur asin.

"Masyarakat pada umumnya mengenal YPAC hanya karena ada sekolah luar biasa, padahal sejatinya tak cuma itu. Ada rehabilitasi. Tak cuma mental, tapi juga fisik dan pendengaran,'' katanya.

Karena ketidaktahuan itu, menurut dia, masyarakat justru menyekolahkan anaknya yang tidak sempurna ke luar kota atau bahkan tidak sama sekali.

Dia juga berharap gedung YPAC yang berada di antara Mall Ciputra dan RS Telogorejo akan semakin dikenal oleh masyarakat. "Maklum, sekarang 'tertutup' oleh kios-kios makanan."

Silaturahmi tersebut merupakan kegiatan terjadwal dari 17 YPAC di Indonesia. Ketujuh YPAC lain adalah Jakarta, Bandung, Palembang, Medan, Padang, Aceh, dan Pangkalpinang.(hm-89)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA