logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Januari 2005 KEDU & DIY
Line

Berita Ratih TV dan In FM Masih Kering

KEBUMEN - Kepala Badan Informasi Komunikasi dan Pengelolaan Data Elektronika (BIK PDE) Gatot Basuki SSos kemarin mengakui, pemberitaan di Ratih TV dan Radio In FM milik Pemkab masih kering.

Hal itu lantaran peralatan dan SDM masih terbatas. Namun Gatot menyebutkan, kedua lembaga milik Pemkab itu kini terus dibenahi untuk memberikan informasi terbaik kepada masyarakat. Termasuk berita atau informasi yang bersifat kontrol sosial akan terus dikembangkan.

Bahkan, berita human interest dengan maksud untuk kontrol sosial, kini makin diperbanyak. Misalnya menyangkut industri kecil yang kembang kempis atau sarana umum seperti lampu pengatur lalu lintas yang sering mati agar dinas dan instansi bersangkutan segera membenahi.

Pada sisi lain, lanjut Gatot, penayangan dialog interaktif ''Selamat Pagi Bupati'' (SPB) setiap hari di Ratih TV dan Radio In FM menjadi alat kontrol sosial yang efektif. Acara yang awalnya diudarakan Radio In FM itu mengupas masalah dan keluhan apa saja secara langsung dengan Bupati.

Sementara itu, hal-hal aktual dan menjadi masalah sosial, ekonomi, dan hukum di masyarakat diangkat lewat Dialog ''Lingkar Wicara'' yang durasinya lebih panjang. Misalnya masalah kenaikan harga pupuk atau listrik diangkat dengan mendatangkan narasumber dari pihak yang terkait.

Tidak Dibatasi

Kepala Bidang Komunikasi dan Pameran BIK PDE Drs Adi Nugroho mengemukakan, pada dasarnya informasi dilakukan oleh masyarakat. Sementara itu, Pemkab berusaha memfasilitasi lewat radio ataupun televisi lokal tersebut.

Pemkab mendorong dan berupaya meningkatkan pelayanan di bidang informasi lewat penerbitan surat Bupati lewat email dan website.

Adi membantah, BIK PDE selama ini berupaya mengooptasi informasi. Bahkan, pihaknya mempersilakan para kepala dinas dan unit kerja memberi penjelasan kepada pers terkait dengan tugas pokoknya agar informasi yang berkembang tidak bias.

Melalui Ratih TV, lanjut Adi, masyarakat diimbau menyampaikan masukan, keluhan, atau saran baik secara langsung dalam dialog interaktif maupun lewat SMS. Pihaknya akan mendata dan menyampaikan ke pejabat terkait agar menjelaskan kepada publik sehingga masalah yang muncul bisa ditindaklanjuti.

BIK PDE akan terus mengembangkan pembuatan dokumentasi foto dan video atas hasil pembangunan dan potensi daerah termasuk aktivitas pejabat.

Kegiatan jumpa pers dan pemberdayaan Bakomunas terus diintensifkan sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan akses informasi publik.(B3-80j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA